Dihadang China, Nilai Bitcoin Eksklusif Terjun Bebas

Dihadang China, Nilai Bitcoin Eksklusif Terjun Bebas


Shanghai - Nilai tukar Bitcoin terjun bebas lebih dari 60% dibandingkan posisinya di awal bulan ini gara-gara dihadang oleh Pemerintah China. Mata uang digital alias cryptocurrency itu sekarang nilainya hanya di kisaran US$ 500 atau Rp 5 jutaan.

Padahal awal bulan ini nilai Bitcoin sudah menembus US$ 1.200 atau sekitar Rp 12 jutaan sebelum China dengan gencar mengeluarkan larangan berkali-kali dalam beberapa pekan ke belakang.

Nilainya di BTCChina, daerah transaksi Bitcoin terbesar di China, berada di kisaran 3.060 yuan sekitar US$ 504, jatuh lebih dari 60% dibandingkan 7.588 yuan di final November.

Memang semenjak uang virtual ini diterbitkan pada krisis finansial, banyak orang China yang menentukan mata uang ini alasannya yaitu nilainya yang cenderung terus naik, tidak menyerupai mata uang resmi lain.

Sejak awal tahun, periode 1 Januari hingga 30 November, nilai Bitcoin sudah melonjak 9.222%, ya betul sembilan ribuan persen dan ini bukan salah ketik. Itulah mengapa makin banyak saja orang yang tertarik atas mata uang ini.

Awal bulan ini Perbankan China dan perusahaan finansial sudah tidak mau lagi melayani transaksi yang melibatkan Bitcoin alasannya yaitu sering digunakan untuk transaksi ilegal, menyerupai jual beli narkoba, senjata, sampai video live perempuan telanjang.

Nah, awal pekan ini China kembali kembali memberi larangan, kali ini ditujukan kepada pihak ketiga yang selama ini memfasilitasi aneka transaksi Bitcoin, termasuk juga pihak yang sering mencairkan Bitcoin menjadi uang tunai.

Merespons larangan ini, jadinya BTCChina dan daerah perdagangan Bitcoin lain menyerupai OKCoin yang sempat berhenti beroperasi sementara, mulai menarik fee atau ongkos di setiap transaksi Bitcoin.




Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2