Hati-Hati! Bitcoin Sangat Berbahaya

Hati-Hati! Bitcoin Sangat Berbahaya


London - Beberapa negara sudah menyadari akan ancaman Bitcoin. Betapa tidak, mata uang digital ini sangat fluktuatif, bulan kemudian masih US$ 340 sekarang nilainya sudah tembus US$ 1.240.

Seperti dikutip dari CNBC, Jumat (13/12/2013), European Banking Authority (EBA) akan mengeluarkan peringatan kepada warganya Jumat mendatang.

Peringatan ini fokus kepada tingginya fluktuasi nilai tukar uang digital, 'dompet digital' yang sangat rentan diretas (di-hack), dan tidak adanya payung aturan bagi Bitcoin.

Selain Eropa, Pemerintah China juga sudah melarang perbankan setempat untuk memproses seluruh transaksi yang berafiliasi dengan Bitcoin. Pasalnya, mata uang digital ini sangat terkenal di China dan jumlah penggunanya terus bertambah.

Tapi tidak semua pemangku kebijaka memandang negatif Bitcoin. Gubernur Bank Sentral AS The Federal Reserve, Ben Bernanke, menilai Bitcoin dapat jadi alat tukar yang berguna, jikalau saja dapat diatur dengan baik dan disalahgunakan untuk tindak pembersihan uang menyerupai selama ini.

Yang diuntungkan dari fluktuasi nilai Bitcoin ini yakni investor, sedangkan pemerintahnya was-was. Karena selama ini dedemit dunia maya menggunakan Bitcoin untuk acara ilegal, menyerupai basuh uang atau jual beli narkoba dan senjata.

Ada beberapa risiko yang ditekankan EBA dalam larangan soal Bitcoin ini, antara lain mudahnya 'dompet digital' disusupi virus atau peretas sehingga uang investor, katakanlah Rp 10 miliar, dapat menguap dalam hitungan detik tanpa ada jaminan dapat kembali lagi sepeser pun.

Selain itu, daerah atau pihak yang memfasilitasi transaksi Bitcoin juga dapat kena serangan hacker atau gulung tikar tiba-tiba sehingga banyak orang yang selama ini menggunakan jasanya kena kerugian. Kerugian ini tentunya tidak dapat dilaporkan alasannya yakni tidak ada payung hukumnya.




Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2