Pasar Bitcoin Terbesar Tutup, Kerugian Diprediksi Rp 3 Triliun

Pasar Bitcoin Terbesar Tutup, Kerugian Diprediksi Rp 3 Triliun


Washington - Komunitas Bitcoin eksklusif gonjang-ganjing setelah salah satu pasar tukar terbesarnya tiba-tiba menghilang. Nilai tukar mata uang digital atau cryptocurrency itu eksklusif anjlok dalam waktu singkat.

Berdasarkan data Winkdex Bitcoin, nilai mata uang yang di beberapa negara dianggap ilegal itu anjlok sampai US$ 100 menjadi US$ 517 per bit.

Selama ini pergerakan nilai tukar Bitcoin memang sangat fluktuatif. Akhir tahun kemudian saja nilainya masih di US$ 1.000, kurang dari dua bulan sudah berkurang setenganya.

Ditutupnya situs jual-beli Bitcoin terbesar di dunia MtGox merupakan pukulan telak bagi komunitas Bitcoin, yang selama ini selalu menganggap mata uang digital itu kondusif dan dapat memperlihatkan laba sangat tinggi.

"Ini merupakan sebuah kemunduran bagi komunitas Bitcoin," kata Ahli Manajemen dan Risiko Pasar Keuangan dari Universitas Boston, Mark Williams, yang selama ini sudah memberi peringatan akan ancaman Bitcoin menyerupai dikutip dari AFP, Rabu (26/2/2014).

"Ini memperlihatkan rapuhnya sistem mereka. Peraturan yang mereka buat sendiri ternyata tidak berjalan dengan baik. Jika ada uang yang sangat banyak di satu tempat, ada potensi untuk penggelapan dan di perkara ini 100% dana konsumen tidak dilindungi sama sekali," katanya.

Dengan ditutupnya MtGox diperkirakan kerugian konsumen yang bertransaksi di daerah tersebut mencapai US$ 300 juta atau sekitar Rp 3 triliun.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2