Sudah Kaya Dan Untung Banyak Dari Bitcoin? Siap-Siap Bayar Pajaknya

Sudah Kaya Dan Untung Banyak Dari Bitcoin? Siap-Siap Bayar Pajaknya


Singapura - Siapa saja yang sudah untung banyak dan kaya raya dari jual-beli Bitcoin? Siap-siap saja untuk bayar pajaknya.

Selama ini, jual-beli Bitcoin dilakukan dengan bebas tanpa hukum, bahkan nilai tukarnya yang naik turun menciptakan banyak orang meraup untung yang tidak sedikit. Ternyata, selama ini para petugas pajak di dunia rahasia sudah mempelajari Bitcoin.

Perkembangan terbaru tiba dari Inland Revenue Authority of Singapore (IRAS) alias kantor pajak Singapura. Petugas pajak Singapura kesannya menemukan cara biar Bitcoin tak lagi kebal aturan menyerupai selama ini.

Awalnya banyak orang resah dengan bentuk dari Bitcoin itu sendiri, apakah itu mata uang menyerupai dolar atau euro? Instrumen finansial menyerupai saham atau obligasi? Atau hanya komoditas ilegal saja?

Dengan dukungan broker Bitcoin setempat, Coin Republic, IRAS kesannya setuju bahwa bentuk dari Bitcoin yaitu sebuah komoditas atau produk. Ya, hanya sebuah produk menyerupai iPhone atau alat elektronik lainnya, atau dapat juga sebuah perangkat lunak yang dijual bebas.

Nah, dengan adanya definisi yang menyempit itu maka besaran pajaknya dapat ditentukan. Karena setiap penjualan sebuah komoditas atau produk niscaya ada pajak untuk barang dan jasa.

IRAS juga menekankan kepada Coin Republic bawah Bitcoin bukanlah nilai tukar maupun mata uang alasannya yaitu tidak punya kriteria yang sama. Makara pajaknya diterapkan dikala ada transaksi jual-beli Bitcoin.

Selain itu ada juga pajak laba investasi untuk Bitcoin, contohnya sebuah individu atau perusahaan membeli Bitcoin kemudian ia simpan untuk jangka panjang. Setelah usang disimpan, nilai Bitcoinnya makin tinggi dan ia berencana menukarnya menjadi uang tunai.

Nah, di sini maka ia akan kena pajak jual-beli ditambah dengan pajak capital gain alias laba berinvestasi.

"Sebagai mediator dunia finansial dan teknologi di Asia Tenggara, Singapura dapat memperlihatkan pola yang mempunyai kegunaan bagi para abdnegara pajak di seluruh dunia," kata perwakilan Coin Republic menyerupai dikutip Reuters, Senin (3/2/2014).

Selama ini respon pemerintah dunia terhadap Bitcoin berbeda-beda. Jerman menganggapnya sebagai instrumen finansial, China sama sekali melarang perusahaan setempat pakai Bitcoin, India masih mencari cara biar penambang Bitcoin dapat kena pajak, sedangkan kongres Amerika Serikat (AS) menilai keberadaan Bitcoin yang tak berbadan aturan dapat mengakibatkan perang sipil.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2