Penemu Bitcoin Orisinil Bantah Klaim Newsweek

Penemu Bitcoin Orisinil Bantah Klaim Newsweek

Pengakuan Satoshi Nakamoto.Pengakuan Satoshi Nakamoto.

Jakarta -

Kabut yang menyelimuti Bitcoin, mata uang virtual yang fenomenal itu, pada pekan kemudian menyerupai sontak menguap, meski hanya sementara. Adalah artikel di majalah Newsweek yang menciptakan mata dunia terbelalak. Majalah itu mengklaim telah menemukan penemu Bitcoin.

Newsweek melampirkan foto dan wawancara dengan seorang laki-laki berjulukan Dorian S. Nakamoto. Majalah itu menyatakan, dengan sejumlah penyelidikan mendalam, mereka yakin betul bahwa Nakamoto yaitu penemu Bitcoin yang misterius itu.

Belakangan klaim itu dipertanyakan. Karena sosok yang disebut-sebut itu pribadi membantah mentah-mentah. Selain itu, pemilik akun orisinil penemu Bitcoin muncul lagi dan menyatakan bahwa dirinya bukanlah Dorian S. Nakamoto.

Kisah Newsweek telah menciptakan rumah Nakamoto di Temple City, di timur Los Angeles, dipenuhi juru warta. Mereka bahkan rela berkemah di sana demi untuk mendapat wawancara dengan sosok yang diduga menemukan mata uang yang fenomenal itu.

Sampai akhirnya, Nakamoto memperlihatkan dirinya. Rambutnya kelabu dan mengenakan jas abu-abu serta kaus bergaris hijau. Sebuah pena terselip di kantungnya. Para kuli tinta pun mencegatnya. Dia menolak memperlihatkan keterangan. Tapi ia meminta dibayari makan siang.

Begitu bersuara, Nakamoto membantah mentah-mentah klaim Newsweek. “Saya tak terlibat di Bitcoin,” kata Nakamoto. “Saya tidak di Bitcoin, saya tak tahu apapun mengenai itu.”
 
Dalam kesempatan wawancara dengan kantor isu Associated Press, Nakamoto mengklarifikasi bahwa Newsweek salah memahami keterangannya. Dia membantah dirinya telah menyampaikan “Sudah usang tidak terlibat di situ (Bitcoin) dan tak sanggup mendiskusikannya”.

Nakamoto bilang, yang dimaksudkan oleh dirinya yaitu bahwa ia sudah usang tidak terlibat lagi di bidang teknik. “Dan andaikata pun saya pernah (terlibat di bidang teknik), niscaya saya harus menandatangani kontrak yang mengharuskan saya tutup mulut,” katanya.

Oscar Darmawan, CEO Bitcoin Indonesia, menyampaikan sependapat dengan Dorian. Menurutnya, media massa luput dari sebuah fakta menarik yang muncul tak usang sehabis Dorian Nakamoto jadi bulan-bulanan media.

Oscar mengatakan, tak usang sehabis ratifikasi Dorian muncul, akun Satoshi Nakamoto selaku penemu Bitcoin yang asli, aktif lagi di website p2pfoundation.ning.com. Ini yaitu situs di mana Bitcoin pertama kali diperkenalkan oleh Satoshi.

Oscar bilang, sekitar 2 atau 3 hari sehabis kontroversi Dorian mengemuka, akun Satoshi muncul dengan kalimat singkat: “I'm not Dorian Nakamoto.” Sontak pengguna p2pfoundation.ning.com yang lain menghujaninya dengan banyak sekali pertanyaan. Tapi Satoshi menghilang kembali.

Menurut Oscar, publikasi berlebihan terhadap Dorian bergotong-royong berbahaya baginya. "Sebab, ia sanggup menjadi incaran penjahat sebab ada rumor bahwa Satoshi Nakamoto punya kekayaan Bitcoin yang besar," katanya kepada detikFinance, hari ini.
 
Selama ini nama penemu Bitcoin yaitu Satoshi Nakamoto. Tapi nama ini dikenal sebagai nama samaran. Dia muncul pertama kali pada 2008 ketika menerbitkan paper di mailing list Cryptography di metzdowd.com dan memperkenalkan mata uang digital Bitcoin.

Pada 2009 Satoshi Nakamoto merilis software pertama Bitcoin yang meluncurkan jaringan dan unit mata uang Bitcoin yang pertama. Dia terus berkontribusi dalam rilis software Bitcoin dengan pengembang lain hingga risikonya kontaknya dengan tim dan komunitas itu berkurang pada 2010.

Nakamoto disebut telah menyerahkan tampuk pimpinan pengembangan source code kepada Gavin Andresen. Pada ketika yang sama, ia juga menyerahkan pengelolaan domain Bitcoin.org dan beberapa domain lain kepada komunitas Bitcoin. Setelah itu Nakamoto menyerupai hilang ditelan bumi.

Nakamoto disebut-sebut telah mempunyai satu juta Bitcoin. Pada Desember 2013 yang lalu, nilai itu setara dengan US$ 1 miliar.

(DES/DES)

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2