Wanita Manis Bos Perusahaan Bitcoin Ditemukan Tewas Di Singapura

Wanita Manis Bos Perusahaan Bitcoin Ditemukan Tewas Di Singapura


Singapura - Wanita berjulukan Autumn Radtke, CEO salah satu perusahaan jual beli Bitcoin, ditemukan tewas secara misterius dalam rumahnya di Singapura.

Penyebab kematian CEO First Meta ini masih diselidiki polisi. Perusahaan kawasan ia bekerja menyatakan bela sungkawa dalam situs resmi mereka.

"Kami sangat terkejut dan duka atas meninggalnya teman sekaligus bos kami Autumn Radtke," tulis perusahaan di situs resminya menyerupai dikutip CNBC, Kamis (6/3/2013).

Dalam wawancara dengan The Wall Street Journal, salah satu eksekutif merangkap komisaris First Meta, Douglas Abrams, menyampaikan penyebab kematian Radtke masih dalam penyelidikan polisi.

Sebelum diangkat jadi CEO di First Meta 2012 silam, perempuan kelahiran Amerika Serikat (AS) 28 tahun silam ini pernah bekerja di Apple membuatkan perangkat lunak komputasi awan (cloud-computing software) ke Johns Hopkins University, Los Alamos Labs dan Aerospace Corp.

Setelah itu ia merintis perusahaan sendiri ialah Xfire dan Geodelic Systems, hingga kesudahannya menjadi bos First Meta, perusahaan yang melayani jual-beli mata uang digital termasuk Bitcoin.

Kematian perempuan anggun ini menciptakan heboh industri mata uang digital terutama komunitas Bitcoin. Kabar ini menambah lagi rangkaian kematian di industri keuangan yang sudah terjadi di beberapa bankir Eropa.

Pekan lalu, pasar Bitcoin terbesar dunia, Mt.Gox, tiba-tiba tutup dan menghilang. Sebanyak US$ 500 juta (Rp 5 triliun) dana pengguna Bitcoin lenyap hanya dalam semalam.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2