Bandar Bitcoin As Mulai Jualan Di Eropa

Bandar Bitcoin As Mulai Jualan Di Eropa


San Francisco - Perusahaan asal San Francisco, Coinbase, mulai melebarkan sayap ke Eropa. Penyedia wallet (dompet digital) Bitcoin dari Amerika Serikat (AS) itu mencoba merambah pelanggan baru.'

Coinbase meluncurkan produknya itu secara serentak di 12 negara Uni Eropa, termasuk Prancis, Spanyol, Italia, Belgia, dan Belanda pada hari Rabu waktu setempat.

"Tren pemakaian di AS cukup tinggi, Bitcoin sanggup digunakan untuk membeli barang di tempat-tempat yang kadang tidak terambah konsumen," kata Coinbase dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Kamis (11/9/2014).

Sebanyak 1,6 juta konsumen sekarang punya dompet digital Coinbase semenjak perusahaan ini didirikan pada 2012 silam. Sebanyak 36.000 pedagangan pun sudah mendapatkan Bitcoin sebagai alat pembayaran.

Sekarang masyarakat Eropa sanggup membeli dan menjual Bitcoin di Coinbase memakai mata uang resmi di Eropa melalui rekening bank yang terdaftar di Benua Biru tersebut.

Selama masa percobaan, Coinbase akan membatasi transaksi Bitcoin maisng-masing konsumen hingga senilai 500 euro per hari. Saat ini dompet digital Bitcoin menjadi yang paling terkenal di antara cryptocurrency lainnya, perputaran uagnya hingga US$ 5,3 miliar (Rp 53 triliun) per hari.

"Dompet digital Coinbase ini memungkinkan konsumen membeli dan menjual Bitcoin dan menggunakannya untuk transaksi di beberapa negara. Ini langkah terbaru dari komunitas Bitcoin," ujarnya.

Bitcoin juga beredar di Indonesia. Namun peredarannya masih terbatas alasannya yaitu tidak banyak orang yang tahu. Apalagi, Bank Indonesia (BI) tidak mau mengakui keberadaan Bitcoin sebagai alat tukar, alasannya yaitu hanya rupiah yang merupakan alat tukar sah di Indonesia.

Nilai Bitcoin juga sangat fluktuatif, sanggup naik-turun dalam waktu singkat. Konsumen sanggup mampu untung tinggi dari kenaikan nilai Bitcoin, tapi sanggup juga uangnya ludes dalam sekejap alasannya yaitu nilainya turun.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2