Di Negara Ini, Pakai Bitcoin Dapat Masuk Penjara

Di Negara Ini, Pakai Bitcoin Dapat Masuk Penjara


Dhaka - Bank sentral Bangladesh memperlihatkan peringatan, bertransaksi dengan uang virtual, Bitcoin, dapat dieksekusi penjara. Dasar hukumnya memakai undang-undang anti money laundering.

Peringatan ini dikeluarkan, alasannya ialah sejumlah media lokal memberitakan, adanya sejumlah transaksi online yang memakai Bitcoin.

"Bitcoin bukanlah alat pembayaran. Ilegal di semua negara. Apa pun transaksi yang memakai Bitcoin atau uang crypto akan dihukum," demikian pernyataan bank sentral Bangladesh, menyerupai dilansir dari AFP, Senin (15/9/2014).

Pejabat bank sentral tersebut menyampaikan kepada AFP, jikalau ada yang dinyatakan bersalah, dapat dieksekusi penjara sampai 12 tahun.

Bitcoin diluncurkan pada 209, alat pembayaran virtual ini dipakai untuk transaksi jual-beli barang lewat komputer atau telepon genggam.

Para pendukungnya mengatakan, Bitcoin penting untuk efisiensi transaksi online.

Sejumlah negara mengingatkan warganya soal risiko memakai Bitcoin, menyerupai pembobolan alasannya ialah sulitnya melacak transaksi ini.

Jumat lalu, para regulator perbankan papan atas di Eropa memanggil perbankan di daerahnya untuk tidak menyetujui transaksi memakai uang virtual, sampai ada aturan yang jelas.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2