Bitcoin Makin Dikenal, Dibayangi Pesaing Sampai Potensi Bubble

Bitcoin Makin Dikenal, Dibayangi Pesaing Sampai Potensi Bubble

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Salah satu mata uang virtual, Bitcoin dalam sebuah survei dinilai sebagai salah satu investasi yang perdagangannya paling ramai dan digandrungi masyarakat.

Survei bulanan yang dilakukan oleh Bank of America Merril Lynch Fund Manager menyebutkan dalam satu tahun, investor melihat mata uang virtual ini nilai dan persentasenya membumbung tinggi.

Sehingga pergerakan nilai tukar Bitcoin juga dibayangi oleh cara mendapat cryptocurrency ini, semakin banyaknya pesaing sejenis, pemindahan aset ke investasi alternatif dan ketakutan akan terjadinya bubble atau gelembung akhir agresi spekulan yang marak terjadi di dunia investasi.

Tingginya pertumbuhan nilai tukar Bitcoin dan kegiatan perdagangan yang ramai diyakini oleh investor akan diiringi dengan sejumlah risiko.

Mengutip CNBC, survei menjelaskan, harga Bitcoin telah melonjak sekitar 330% tahun ini. Pemegang Bitcoin mendapat laba yang luar biasa akhir lonjakan yang sangat tinggi ini.

Survei yang dilakukan Merrill ialah salah satu survei yang paling besar lengan berkuasa di perdagangan Wall Street. Survei ini dilakukan selama sepekan dan berakhir pada Kamis pekan kemudian dan melibatkan lebih dari 200 manajer investasi global yang menangani dana US$ 600 miliar.

Ramainya perdagangan Bitcoin bisa menyaingi keramaian sejumlah bursa perdagangan saham di AS. Dari survei Bank of America, Bitcoin sempat menggeser Nasdaq yang menjadi daerah perdagangan saham dan perdagangan dolar jangka pendek yang paling ramai di AS.

Dalam survei disebutkan, Bitcoin mendapat 26% suara, Nasdaq 22% bunyi dan Greenback mengantongi 21% suara.

Nasdaq mencatatkan lonjakan perdagangan hanya 20% tahun ini. Kemudian dolar turun 10% dibandingkan mata uang negara-negara pesaingnya.

Berdasarkan data Bitcoin.com sampai Rabu pagi satu keping Bitcoin tercatat US$ 4.127. Pekan kemudian mata uang virtual ini sempat menembus rekor tertinggi yakni US$ 4.909 per keping.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2