Ini Penyebab Harga Bitcon Meroket 411% Jadi Rp 64 Juta/Keping

Ini Penyebab Harga Bitcon Meroket 411% Jadi Rp 64 Juta/Keping

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Mata uang virtual, Bitcoin, pada awal September mencatatkan rekor tertinggi, yakni US$ 4.909 per keping atau sekitar Rp 64,7 juta (kurs Rp 13.200). Angka ini naik tinggi sekitar 411,3% dari awal 2017.

Menanggapi hal tersebut, CEO Bitcoin Indonesia, Oscar Darmawan, menyampaikan pergerakan harga Bitcoin murni alasannya ialah tingginya permintaan.

"Jadi harga tinggi itu alasannya ialah banyak peningkatan pada usul Bitcoin di seluruh dunia, tanggapan sudah dilegalkan di sejumlah negara. Contohnya Jepang dan Amerika Serikat (AS)," kata Oscar kepada detikFinance, Jumat (8/9/2017).

Dia mengatakan, bahkan di Jepang, Bitcoin sudah dianggap sebagai mata uang yang setara dengan yen.

"Jadi banyak sekali layanan publik sanggup dibayar pakai Bitcoin, di Amerika Serikat, bahkan Microsoft dan Dell sanggup dibayar dengan Bitcoin," jelasnya.

Jepang pada April 2017 mulai mendapatkan Bitcoin sebagai mata uang legal. Lalu raksasa ritel elektronik, Bic Camera mendapatkan pembayaran memakai Bitcoin satu ahad sehabis cryptocurrency itu disahkan.

Mengutip CNBC, perdagangan Bitcoin memakai yen Jepang ialah yang paling likuid kedua sehabis memakai dolar Amerika Serikat (AS). Hal itu disebutkan oleh sebuah platform perdagangan cryptocurrency Gatecoin.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2