Investasi Bitcoin, Orang Ini Untung Rp 12 Juta Tiap Bulan

Investasi Bitcoin, Orang Ini Untung Rp 12 Juta Tiap Bulan

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Seperti mata uang lainnya, nilai Bitcoin juga berfluktuatif. Meski berbentuk virtual, mata uang ini juga sanggup diperdagangkan.

Di Indonesia Bitcoin memang belum diakui, namun sudah cukup banyak orang Indonesia yang menjajal untuk berinvestasi di dalamnya. Bahkan ada pula yang sudah memetik laba yang terbilang fantastis.

Seperti Erin Heri Gunawan yang sudah memegang Bitcoin semenjak tamat 2015 yang lalu. Kala itu harga 1 keping Bitcoin masih sekitar Rp 8-9 jutaan. Namun hingga September 2017 harga sekeping Bitcoin sudah mencapai US$ 4.909 atau setara Rp 64,7 juta (kurs Rp 13.200).

"Waktu itu saya beli Rp 20 juta sanggup 2,2 keping Bitcoin," tuturnya ketika dihubungi detikFinance, Jumat (8/9/2017).

Namun sayangnya waktu awal-awal memegang uang virtual itu, Erin sempat terayu oleh pihak-pihak yang memperlihatkan penempatan Bitcoin sebagai investasi dengan laba besar. Namun ternyata yang beliau ikuti itu berskema ponzi.

"Dia memperlihatkan 80% return-nya dalam 3 bulan. Awalnya benar saya sanggup laba sebesar itu. Tapi selanjutnya saya harus cari anggota lainnya," saya Erin.

Beberapa kali beliau sempat terayu kegiatan serupa selama 8 bulan. Sampai-sampai Bitcoinnya berkurang menjadi 1,2 keping.

Merasa kapok, karenanya beliau menentukan untuk mengelola sendiri dengan transaksi Bitcoin sendiri. Seperti mata uang biasa, Bitcoin juga mempunyai pasar sendiri yang berjulukan Bitcoin Spot Market.

Di Indonesia, trading Bitcoin sanggup dilakukan di web Bitcoin.co.id. Di web tersebut terdapat papan perdagangan. Seperti papan perdagangan bursa saham, Bitcoin Spot Market juga memperlihatkan kurva pergerakan harga Bitcoin setiap detiknya yang berbentuk candle stick.

Cara perdagangannya juga sama dengan saham, pelaku pasar Bitcoin cukup melaksanakan jual beli dengan memasang harga order yang diinginkan. Strateginya juga sama, beli di harga terendah dan petik keuntung kala harganya tengah melambung.

Nah, Erin melakoni transaksi tersebut sudah selama 1 tahun belakangan. Tidak ada seni administrasi khusus, beliau hanya membeli ketika harga Bitcoin sedang rendah dan menjual ketika tinggi. Namun dengan begitu saja beliau mengaku sanggup mengantongi laba rata-rata sekitar 0,2 keping dari modal 1,2 keping setiap bulannya.

Jika dihitung dengan harga ketika ini, laba 0,2 keping yang dikantongi Erin sanggup mencapai Rp 12 juta per bulan. Bahkan beliau sanggup menyicil rumah dan kendaraan dari laba itu.

"Itu pun bila dihitung rata-rata Rp 12 juta, dan saya mainnya cari kondusif saja, bila berani mungkin lebih dari itu. Keuntungannya saya ambil terus untuk cicil rumah sama cicil motor," kata Erin.

Saat ini, nilai portofolio Erin dari 1,2 keping yang dimiliki sekitar Rp 76,8 juta. Jika saja Erin masih mengempit 2,2 keping Bitcoin nilai portofolionya mencapai Rp 140,8 juta, dari modal hanya Rp 20 juta dalam waktu 1,5 tahun.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2