Pasar Bitcoin Terbesar China Tutup

Pasar Bitcoin Terbesar China Tutup

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Beijing - Salah satu pasar Bitcoin terbesar China tutup. Hal ini dilakukan menyusul larangan Pemerintah China atas mata uang virtual tersebut.

Nilai tukar Bitcoin sudah turun dalam beberapa hari terakhir gara-gara isu penolakan pemerintah China. Dengan adanya gosip ini, diperkirakan nilai Bitcoin dapat kembali melemah.

BTCC, yang merupakan pasar Bitcoin terbesar kedua di Negeri Tirai Bambu dan ketiga di dunia, menyatakan tidak akan lagi melayani transaksi cryptocurrency itu melalui pengumuman di Twitter.

"Kami akan menghentikan seluruh perdagangan mulai 30 September," kata akun Twitter BTTC menyerupai dikutip AFP, Kamis (14/9/2017).

Bank sentral China sudah melarang perusahaan-perusahaan setempat menghentikan transaksi yang berafiliasi dengan uang virtual tersebut.

"Tidak ada aturan yang dapat menjadi dasar untuk perdagangan aneka uang virtual," kata The National Internet Finance Association of China.

Asosiasi yang dibuat oleh bank sentral itu memberi peringatan bahwa uang virtual itu dapat berbahaya dan disalahgunakan untuk kegiatan pembersihan uang, penjualan narkoba, penyelundupan, dan acara ilegal lainnya.

Nilai tukar Bitcoin pun jatuh hari ini, ke posisi US$ 3.640 per keping dari sebelumnya sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di awal September sebesar US$ 4.359.

China menguasai sekitar 22% perdagangan Bitcoin dunia melalui pasar berjulukan BTCC dan Okcoin.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2