14 Investasi Bodong Ditutup, Dari Berdikari Financial Sampai Investindo Amazon

14 Investasi Bodong Ditutup, Dari Berdikari Financial Sampai Investindo Amazon

Foto: Ari SaputraFoto: Ari Saputra

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan acara penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tanpa izin yang dilakukan 14 entitas.

Melalui Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi atau Satgas Waspada Investasi, penyetopan 14 perusahaan ini dilakukan selama bulan Oktober.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menyampaikan penghentian acara perjuangan tersebut dilakukan dengan pertimbangan tidak adanya izin perjuangan penawaran produk. "Serta penawaran investasi yang berpotensi merugikan masyarakat alasannya yakni imbal hasil atau laba yang dijanjikan tidak masuk akal," kata Tongam dalam siaran pers yang dirilis Senin, (23/10/2017).

Adapun Ke-14 entitas, yaitu:
1. PT Dunia Coin Digital;
2. PT Indo Snapdeal;
3. Questra World/ Questra World Indonesia;
4. PT Investindo Amazon;
5. Dinar Dirham Indonesia/ www.dinardirham.com;
6. Wujudkan Impian Bersama (WIB)/ PT Global Mitra Group;
7. Ahmad Zulkhairi Associates LLP (AZA)/ www.azafund.com;
8. PT Mahakarya Sejahtera Indonesia/ PT Multi Sukses Internasional;
9. PT Azra Fakhri Servistama/ Azrarent.com;
10. Tractoventure/ Tracto Venture Network Indonesia;
11. PT Purwa Wacana Tertata/ Share Profit System Coin/ SPS Coin.co;
12. Komunitas Arisan Mikro Indonesia/K3 Plus;
13. PT Mandiri Financial/ investasisahammandiri.blogspot.co.id; dan
14. Seven Star International Investment.

Satgas Waspada Investasi telah melaksanakan pemanggilan terhadap entitas tersebut untuk diminta kejelasan legalitas dan acara usahanya. Dari pemanggilan tersebut, PT Indo Snapdeal, Questra World/ Questra World Indonesia, PT Investindo Amazon, Dinar Dirham Indonesia/ www.dinardirham.com, Ahmad Zulkhairi Associates LLP (AZA)/ www.azafund.com, PT Mahakarya Sejahtera Indonesia/ PT Multi Sukses Internasional, PT Azra Fakhri Servistama/ Azrarent.com, Tractoventure/ Tracto Venture Network Indonesia, PT Purwa Wacana Tertata/ Share Profit System Coin/ SPSCoin.co, Komunitas Arisan Mikro Indonesia, PT Mandiri Financial/ investasisahammandiri.blogspot.co.id dan Seven Star International tidak memenuhi panggilan rapat.

Berikut laporan OJK terkait 14 perusahaan tersebut:
Dunia Coin Digital tidak boleh acara usahanya di bidang training dan edukasi atas produk bitcoin serta jual beli paket bitcoin alasannya yakni melaksanakan acara perjuangan tanpa dilengkapi dengan izin perjuangan yang dikeluarkan oleh otoritas yang berwenang serta berpotensi merugikan masyarakat.

PT Indo Snapdeal tidak boleh acara penawaran paket investasi dengan imbal hasil yang ditawarkan sebesar 10% - 30% per 7 hari. Harga paket investasi mulai dari Rp.1.000.000,- hingga dengan tak terhingga. Kegiatan yang dilakukan PT Indo Snapdeal tidak dilengkapi dengan perizinan perjuangan dan berpotensi merugikan masyarakat.

Questra World/ Questra World Indonesia harus menghentikan acara perjuangan yang dilakukan berupa penawaran investasi dengan laba pasif income sebesar 4%-7% per ahad dan laba aktif income yang diberikan mulai dari 5% - 15% per bulan. Kegiatan perjuangan tidak dilengkapi izin perjuangan dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta berpotensi merugikan masyarakat.

PT Investindo Amazon tidak boleh acara usahanya dalam melaksanakan penawaran investasi di bidang perdagangan berjangka komoditi dengan akad imbal hasil sebesar 15% - 25% per 15 hari (fixincome). Kegiatan penawaran tersebut dilakukan tanpa mempunyai persetujuan untuk memperdagangkan produk Perdagangan Berjangka (Forex).

Dinar Dirham Indonesia/ www.dinardirham.com harus menghentikan acara perjuangan technology etherium block chain dengan imbal hasil yang diberikan sebesar 8% - 15% per 13 hari. Kegiatan perjuangan tidak dilengkapi dengan izin perjuangan dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta berpotensi merugikan masyarakat.

Wujudkan Impian Bersama (WIB)/ PT Global Mitra Group tidak boleh acara usahanya oleh Satgas Waspada Investasi dikarenakan melaksanakan acara member get member dengan imbal hasil sebesar 5% - 15% setiap berhasil merekrut member baru.

Ahmad Zulkhairi Associates LLP (AZA)/ www.azafund.com harus menghentikan acara perjuangan berupa penawaran deposito berjangka dengan imbal hasil 30% - 42% per bulan. Satgas Waspada Investasi memberikan bahwa penggunaan logo OJK Ahmad Zulkhairi Associates LLP (AZA)/dilakukan tanpa izin.

PT Mahakarya Sejahtera Indonesia/ PT Multi Sukses Internasional merupakan perusahaan dengan konsentrasi pengembangan, pemasaran dan pelayanan produk Kesehatan (Healthy Care), Perawatan (Personal Care), & Kecantikan (Beauty Care). Kegiatan perjuangan tidak dilengkapi izin perjuangan dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta berpotensi merugikan masyarakat.

PT Azra Fakhri Servistama/ Azrarent.com harus menghentikan acara perjuangan penawaran jadwal titipan kendaraan beroda empat dengan jangka waktu 3 tahun dan pada ketika dijual nilai jualnya menjadi 90% dan 10% menjadi milik PT Azra Fakhri Servistama/ Azrarent.com alasannya yakni acara tersebut dilakukan tanpa izin dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta merugikan masyarakat.

Tractoventure/Tracto Venture Network Indonesia tidak boleh acara usahanya oleh Satgas Waspada Investasi alasannya yakni melaksanakan penawaran penggunaan mata uang digital yaitu Crypto Currency dan memakai sistem multi level marketing dalam memberikan mata uang tersebut tanpa dilengkapi izin dari otoritas yang berwenang.

PT Purwa Wacana Tertata/ Share Profit System Coin/ SPSCoin.co yakni Sharing Profit System yang bergerak di bidang Bitcoin. Program SPSCoin dijalankan oleh perusahaan PT Purwa Wacana Tertata yang bergerak di bidang cryptocurrency. Profit yang ditawarkan yakni Pasif Income sebesar 1% perhari (tanpa syarat), Refferal Bonus sebesar 10% (tanpa batas), dan Pairing Bonus sebesar 10%. Kegiatan tidak dilengkapi dengan izin perjuangan dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta berpotensi merugikan masyarakat.

Komunitas Arisan Mikro Indonesia/K3 Plus harus menghentikan acara arisan alasannya yakni acara tersebut dilakukan tanpa izin dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta merugikan masyarakat.

PT Mandiri Financial/ investasisahammandiri.blogspot.co.id harus menghentikan acara penawaran investasi saham dengan usulan imbal hasil sebesar 10% - 500% per bulan. Satgas Waspada Investasi memberikan bahwa penggunaan logo OJK oleh PT Mandiri Financial/ investasisahammandiri.blogspot.co.id dilakukan tanpa izin.

Seven Star International Investment harus menghentikan acara penawaran investasi dengan imbal hasil sebesar 53% per 18 bulan alasannya yakni tidak dilengkapi dengan izin perjuangan dan diduga melanggar ketentuan perundang-undangan serta berpotensi merugikan masyarakat.

"Sejak Januari–Oktober 2017, Satgas Waspada Investasi telah menghentikan acara perjuangan 62 entitas. Penghentian acara entitas tersebut yakni untuk memberikan kepastian aturan kepada masyarakat bahwa entitas tersebut tidak mempunyai izin dan berpotensi merugikan masyarakat," demikian klarifikasi OJK.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2