Awas! Bitcoin Pernah Dijadikan Modus Investasi Bodong

Awas! Bitcoin Pernah Dijadikan Modus Investasi Bodong

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Nilai tukar bitcoin beberapa hari terakhir mencetak rekor tertinggi yakni di atas US$ 10.000 per keping. Pergerakan harga ini terus jadi semenjak awal tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, ketua satuan kiprah (satgas) waspada investasi Tongam L Tobing menyampaikan di Indonesia ada perusahaan investasi bodong yang menjual bitcoin sebagai penarik investasi. Padahal bitcoin di Indonesia juga dilakukan melalui penjualan di marketplace.

"Sesuai undang-undang mata uang, alat pembayaran yang sah ialah rupiah," kata Tongam dalam diskusi, di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (30/11/2017).


Tongam menjelaskan, beberapa waktu kemudian satgas waspada investasi sempat menghentikan perusahaan yang menjual bitcoin dengan dalih investasi. Seperti share profit system (SPS) coin dan Bitconnect.

"Mereka memperlihatkan jual beli koin, dengan laba 10% setiap harinya. Padahal mana ada laba sebesar itu? Penjual ini juga tidak mempunyai izin dan melaksanakan penghimpunan dana," terperinci dia.

Dia mengungkapkan, ketika ini ada sekitar 1.200 jenis termasuk ethereum. Namun Tongam menjelaskan ini bukanlah area investasi. Kaprikornus sebagai komoditas, bitcoin atau virtual ini belum mempunyai hukum dari otoritas, sehingga belum ada perlindungannya.

"Jadi kami imbau, kalau ingin berinvestasi, berinvestasilah di instrumen yang legal dan logis," terperinci dia.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2