Bitcoin Tembus Rekor Rp 160 Juta, Ini Jawaban Bi

Bitcoin Tembus Rekor Rp 160 Juta, Ini Jawaban Bi

Foto: Getty ImagesFoto: Getty Images

Jakarta - Nilai tukar Bitcoin atau mata uang virtual terus mengalami peningkatan. Mengutip Bitcoin.com sampai Rabu (6/12) tercatat US$ 12.330 per keping atau setara dengan Rp 166 juta (kurs Rp 13.500).

Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara menjelaskan mata uang virtual memang berkembang pesat, alasannya ialah itu seluruh bank sentral di dunina sedang mempelajari mata uang virtual ini.

"Jadi kalau ditanya kepada BI sebagai otoritas moneter dan sistem pembayaran, tentu yang mata uang yang di luar bank sentral ya tidak diakui, di Indonesia hanya rupiah yang sah," kata Mirza dalam program diskusi di Hotel Westin, Jakarta, Rabu (6/12/2017).

Mirza menjelaskan, bila dilihat dari pergerakan harga, Bitcoin dan mata uang vitrual memang cepat mengalami kenaikan dan penurunan.

"Kalau lihat harganya, cepat naik habis itu turun, terus naik lagi, yang terpenting sebagai sistem pembayaran itu harus diakui oleh otoritas moneter dan sistem pembayaran," ujarnya.


Menurut Mirza, ketika ini Bitcoin memang tidak diakui oleh BI sebagai alat pembayaran yang sah di Indonesia. Karena itu, beliau mengimbau kepada merchant supaya tidak mendapatkan Bitcoin sebagai alat pembayaran.

"Sekarang sudah ada pernyataan larangan, bahwa Bitcoin tidak diakui sebagai alat pembayaran, sehingga merchant dihentikan mendapatkan Bitcoin sebagai alat pembayaran," ujarnya.

Sejak awal tahun, pergerakan nilai tukar mata uang virtual ini sangat cepat dari ratusan dolar sampai selesai tahun menyentuh belasan ribu dolar. Peningkatan terjadi alasannya ialah sudah ada sejumlah negara yang otoritasnya melegalkan mata uang digital ini sebagai alat pembayaran.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2