Oilcoin, Mata Uang Virtual Berbasis Harga Minyak

Oilcoin, Mata Uang Virtual Berbasis Harga Minyak

Foto: ReutersFoto: Reuters

Dallas - Mantan Komisioner Komisi Perdagangan Berjangka Komoditas Amerika Serikat (AS), Bart Chilton, mempunyai harapan untuk menggabungkan digital currency namun teregulasi.

Dilansir dari Reuters, ia bekerja sama dengan sebuah kelompok yang berisikan mantan direktur TPG. Mereka akan meluncurkan mata uang virtual yang nilainya mengikuti harga minyak.

Mata uang ini dijanjikan mempunyai nilai yang stabil, tidak akan menyerupai bitcoin yang beberapa hari terakhir bergerak sangat liar. Nantinya, mata uang ini akan diperjual belikan di bursa perdagangan khusus.

Chilton merupakan seorang garis keras yang memproklamirkan diri sebagai penegak aturan ia juga menulis pada bulan September terkait virtual currency. Kemudian beliau juga mendorong penelitian terhadap pergerakan harga bitcoin yang sangat cepat tahun ini.

Dengan produk mata uang virtualnya, ia ingin menciptakan komoditas digital ini dapat lebih baik. Produknya ialah OilCoin, yakni sebuah token virtual yang didukung oleh komoditas fisik.

OilCoin disebut akan mengacu pada persyaratan dan peraturan yang berlaku di AS. Mata uang virtual ini nantinya dapat dipakai untuk membeli minyak dan produk terkait minyak. Ini bertujuan, untuk menjaga harga setiap perdagangan OilCoin semoga mendekati harga minyak mentah.

Chilton menilai, para investor membutuhkan cara gres untuk 'bermain' di pasar minyak yang sangat gampang menguap. OilCoin disebut akan memperlihatkan laba dari segi pajak. Investor hanya harus membayar pajak pertambahan nilai ketika mereka menjual, hal ini berbeda dengan pajak tahunan pada instrumen investasi lainnya.

Selain itu, OilCoin juga dinilai akan lebih stabil dibandingkan mata uang kripto lainnya. Ini alasannya ialah beliau didukung oleh aset dan bukan kepercayaan secara digital. Tak menyerupai bitcoin yang naik sekitar US$ 6.000 dalam satu minggu. Namun belum mempunyai kejelasan di pasar.

Kabar terkait mata uang virtual gres tersebut muncul beberapa hari sesudah Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang menyampaikan bahwa negara yang ekonominya menggeliat akan meluncurkan mata yang didukung oleh harga minyak.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2