Ada Investasi Uang Digital Dibalut Mlm, Kondusif Enggak Ya?

Ada Investasi Uang Digital Dibalut Mlm, Kondusif Enggak Ya?

Foto: Rachman HaryantoFoto: Rachman Haryanto

Jakarta - Setelah Bitcoin dilarang, muncul lagi mata uang virtual berjulukan Aladin Coin. Cryptocurrency ini besutan perusahaan pengelola investasi asal Vietnam, Aladin Capital.

Chief Operating Officer (COO) Aladin Capital, Eric Nguyen menjelaskan, Aladin Coin bekerjsama sama dengan Bitcoin, ibarat maksimal koin yang beredar sebanyak 21 juta koin. Selain itu ada pula prosedur penambangan untuk mendapat Aladin Coin.

"Jadi sama, tapi Bitcoin harganya sudah sangat tinggi, ibarat terlambat mengejar kreta. Nah ini ada cryptocurrency yang baru. Jangan hingga kita ketinggalan kereta lagi," tuturnya di Bidakara, Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Eric menjelaskan, Aladin Coin sendiri gres dibuat oleh Aladin Capital pada November 2017 di Amerika Serikat (AS). Sementara Aladin Capital bangun pada 15 Mei 2017 juga di AS. Lalu Aladin Capital berkembang di Vietnam yang dibawa oleh Eric sendiri.

"Dan Aladin Capital sendiri anak perjuangan dari Aladin Trust di Swiss yang sudah teregistrasi semenjak 2002," tambahnya.

Saat ini harga untuk 1 keping Aladin Coin masih di harga US$ 1 dolar. Untuk tahun ini diperkirakan akan meningkat menjadi Us$ 20 dan diyakini dapat mencapai level US$ 10 ribu atau sekitar Rp 135 juta (Kurs Rp 13.500) di 2026.

Namun perbedaannya dibalut dengan sistem Multi Level Marketing (MLM). Uang digital ini tidak dapat dibeli secara eksklusif ibarat Bitcoin. Investor harus menjadi nasabah Aladin Capital terlebih dahulu.

Shandy Saputra, yang mengaku Top Leader Aladin Capital di Indonesia menjelaskan, nasabah harus membeli produk investasi di Aladin Capital terlebih dahulu melalui websitenya. Nantinya uang yang diinvestasikan diubah menjadi Bitcoin untuk membeli produk investasi yang ada.

"Karena kan yang sudah digunakan di seluruh dunia itu Bitcoin. Makara kita pakai Bitcoin untuk belinya," terangnya.

Kemudian uang yang sudah masuk ke produk tersebut diinvestasikan ke beberapa instrumen investasi termasuk Aladin Coin itu sendiri.

Untuk produk investasi yang ditawarkan 8 jenis, yaitu starter senilai US$ 180, trainee US$ 500, basic US$ 1.000, premium US$ 2.500, pro US$ 8.000, pro + US$ 20.000, pro x2 US$ 50.000 dan VIP US$ 100.000. Masing-masing produk dijanjikan menunjukkan return 0,83% setiap hari.

Shandy mengatakan, contoh tersebut merupakan tahap awal. Nantinya dikala Aladin Capital telah membuatkan Aladin Coin di Indonesia ibarat mendirikan ATM khusus Aladin Coin maka pembelian Aladin Coin dapat dilakukan secara langsung.

"Kuartal I kita sasaran kita ada ATM di sini. Kalau di Vietnam tahun ini ditargetkan akan ada ratusan ATM dibuat tahun ini," tuturnya.

Aladin Capital ternyata belum punya izin dari forum yang berwenang ibarat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI). Bahkan Aladin Capital juga belum mempunyai kantor perwakilan di Indonesia.

"Untuk izin kami akan urus nanti ada tim lawyer-nya. Kalau kantor kami targetkan 1 bulan lagi," tandasnya.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2