Muncul Investasi Uang Digital Dibalut Mlm, Ini Respons Ojk

Muncul Investasi Uang Digital Dibalut Mlm, Ini Respons Ojk

Foto: Rachman Haryanto/detikcomFoto: Rachman Haryanto/detikcom

Jakarta - Hari ini Aladin Capital meluncurkan instrumen investasi berbasis uang digital atau cryptocurrency yang dibalut MLM. Padahal regulator dan pemerintah sudah mengeluarkan larangan terkait transaksi pembayaran sampai investasi memakai mata uang digital.

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan mata uang digital mempunyai risiko yang sangat tinggi dan berpotensi merugikan serta mengganggu sistem keuangan.

"Cryptocurrency ini kan sudah dihentikan sebagai alat pembayaran. Sesuai dengan Undang-Undang Mata Uang, alat pembayaran ialah rupiah. Kalau ada yang lain lagi, terang dilarang," kata Wimboh dalam program Market Outlook Mandiri Investasi di Hotel Ritz-Carlton, Pacific Place, Jakarta, Kamis (25/1/2018).

Menurut Wimboh, larangan transaksi tersebut juga untuk forum jasa keuangan yang melayani perdagangan uang digital, termasuk Bitcoin. Saat ini OJK hanya mengawasi seluruh produk investasi yang dikeluarkan oleh forum jasa keuangan.

"Produknya kan sudah dilarang, ya harus patuh. Tapi produk menyerupai itu (Bitcoin cs) dapat ditawarkan bukan oleh forum jasa keuangan, dapat siapa saja, termasuk individu per orangan," ujarnya.

Dari peluncuran investasi berbasis cryptocurrency tersebut, OJK akan menilik izin perusahaan tersebut. Menurut dia, perusahaan permodalan (capital) memang dibawahi oleh OJK.

"Kalau Aladin Capital itu bergerak di jasa keuangan, ya kita awasi. Mau luncurkan produk, mereka harus lapor. Sekarang aku belum tahu, aku cek dulu apakah ia termasuk jasa keuangan yang diawasi OJK," imbuh dia.

Menurut Wimboh, seluruh forum jasa keuangan yang akan meluncurkan produk harus melaporkan diri ke OJK. Ini berfungsi untuk menyaring produk yang berisiko atau tak berisiko.

Untuk meminimalkan kerugian akhir cryptocurrency, Wimboh mengungkapkan, OJK akan terus melaksanakan edukasi kepada masyarakat semoga lebih memahami risiko bila berinvestasi pada mata uang virtual.

Wimboh tak menginginkan masyarakat terjebak menyerupai dalam perkara investasi bodong.

Aladin Capital hari ini melaksanakan launching produk investasi berbasis mata uang virtual yang telah mempunyai jaminan di HSBC. Produk investasi perusahaan tersebut diklaim telah berkembang pesat di beberapa negara, khususnya di Vietnam.

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2