Soal Perang Dagang, Imf: Tak Ada Negara Yang Menang

Soal Perang Dagang, Imf: Tak Ada Negara Yang Menang

Foto: Dana Aditiasari/detikFinanceFoto: Dana Aditiasari/detikFinance

Washington DC - International Monetary Fund (IMF) menyebut tantangan ekonomi di masa depan akan semakin berat. Untuk menjawab tantangan tersebut, satu-satunya cara yang dapat dilakukan yaitu kolaborasi antar negara.

Economic Counsellor and Directors of The Research Department IMF, Maurice Obstfeld mengungkapkan, alih-alih melaksanakan perang dagang dengan keinginan menjaga ekonomi dalam negeri, kolaborasi antar negara justru dipandang sebagai soluasi untuk menghadapi permasalahan ekonomi di masa depan.

"Tak ada negara yang menang dengan adanya perang dagang," kata ia dalam paparan World Economic Outlook, di Kantor IMF, Washington DC, Selasa (17/4/2018).

Paparan ini merupakan bab dari rangkaian program IMF-World Bank Spring Meeting yang merupakan pertemuan terakhir jelang pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali, Oktober mendatang.

Dengan adanya kolaborasi antar negara, kata dia, maka tantangan ekonomi di masa depan dapat diatasi. Misalnya tantangan duduk masalah perpajakan.


Mengingat, dengan berkembangnya pemanfaatan teknologi ketika ini, acara bisnis perusahaan dapat dilakukan secara lintas negara. Hal ini menjadi duduk masalah bagi hampir semua negara, alasannya yaitu perusahaan-perusahaan tersebut dapat melaksanakan banyak sekali cara untuk melaksanakan penghindaran pajak.

Sehingga, keterbukaan informasi dan kolaborasi antar negara menjadi penting untuk mengoptimalkan penerimaan pajak di masing-masing negara.

"Seringkali duduk masalah defisit dan surplus perdagangan menjadi sorotan. Namun yang jauh lebih penting, justru yaitu memperhatikan duduk masalah keterbukaan, perdagangan dan saling ketergantungan antar negara," tandas dia.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2