Pakai Teknologi Ini, Kirim Uang Antar Negara Jadi Lebih Murah

Pakai Teknologi Ini, Kirim Uang Antar Negara Jadi Lebih Murah

Foto: Danang SugiantoFoto: Danang Sugianto

Jakarta - PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tengah menjalin kerjasama dengan PT Adamobile Solutions Networks dalam rangka menyebarkan teknologi blockchain untuk transaksi global. Teknologi blockchain merupakan teknologi yang memakai konsep distributed ledger yang memungkinkan data terdistribusi pada setiap titik yang terhubung di dalamnya dengan efisien dan akuntabel, sehingga semua pihak yang termasuk anggota blockchain sanggup melaksanakan pertukaran data secara real time.

Teknologi blockchain ini akan diterapkan BNI untuk pelayanan transaksi bisnis trade finance dan remittance atau pengiriman uang dari luar negeri. Dengan teknologi yang baru, pelayanan keuangan antar negara BNI diperlukan lebih optimal.

"Beberapa hari ini bisnis itu makin usang tidak kelihatan. Dulu BNI andal di internasional, kok lama-lama turun. Ini salah satu tantangan untuk mengembalikan bisnis trade finance ataupun remittance khususnya," kata Direktur Tresuri dan Internasional BNI Rico Rizal Budidarmo ketika penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan CEO PT Adamobile Solutions Networks, Adam Suherman di Wisma 46, Jakarta, Jumat (11/5/2018).

"Blockchain ini diperlukan dapan mendukung bisnis kami lebih transparan, cepat dan murah, alasannya yaitu mengatakan kemudahan transaksi secara realtime. Selain itu saya rasa teknologi blockchain semestinya mengatakan keamanan bagi pelaku perjuangan melaksanakan transaksi," sambungnya.



Adam menambahkan, BNI menjadi bank Indonesia pertama yang memanfaatkan teknologi blockchain untuk pelayanan keuangan globalnya. Blockchain sendiri merupakan media yang sanggup memfasilitasi transaksi eksklusif dari titik A ke titik B secara realtime.

"Jadi biayanya niscaya akan lebih murah, proses transaksinya lebih cepat. Saat ini transaksi sudah 2.500 transaksi per detik," tuturnya.

Setelah proses MoU, pihaknya akan melaksanakan kajian terlebih dahulu, yang lalu akan dibentuk prototype sebelum alhasil diterapkan di sistem BNI. Targetnya enam bulan dari kini BNI sudah sanggup memakai teknologi blockchain itu.

Sekedar informasi pada 2017, volume bisnis trade BNI sebesar US$ 40 miliar atau tumbuh sebesar 25% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan volume bisnis remittance BNI sebesar US$ 74 miliar atau tumbuh sebesar 10% dibandingkan tahun sebelumnya.


Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2