Lokasi Rumah Murah Bersubsidi di Palembang

Lokasi Rumah Murah Bersubsidi di Palembang

Kabar gembira bagi Anda yang belum memiliki rumah. Pemerintah sudah mencanangkan program 1 juta rumah murah bagi masyarakat yang berpendapatan di bawah Rp 3,5 juta per bulan. Di Palembang, pembangunan rumah murah ini sudah mulai dilaksanakan. Lokasinya berada di Jalan Kauman, Talang Keramat, Banyuasin.


Di sini akan dibangun sebanyak 6300 unit rumah tipe 30 dengan luas tanah 72 meter persegi. Rumah dibangun menggunakan atap asbes, plafon triplek, sudah berlantai keramik, cat luar dalam, dinding bata merah dan fasilitas air bersih dan listrik. Harga yang ditawarkan Rp 123 juta per unit.


"Saat ini yang dibangun baru rencana 549 unit di cluster satu. Sisanya dibangun di 14 cluster lagi. Ini uji coba untuk melihat bagaimana responnya, ternyata sangat besar sekali antusiasme masyarakat," kata Project Manager Perumnas Palembang, Rahman Nur Wahyu.saat ditemui TribunSumsel.Com di Kantor Perumnas Talang Kelapa, Selasa (25/7/2017).


Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) dan Persatuan Guru ‎Republik Indonesia (PGRI) bekerjasama membangun rumah murah untuk para pengajar di Palembang dan Lampung. Rumah tersebut dijual dengan harga sangat murah, sebesar Rp 75 juta sampai Rp 110 juta per unit.


Ketua Umum APERSI, Eddy Ganefo mengungkapkan, pihaknya ingin berkontribusi nyata untuk kesejahteraan para guru di Indonesia. Dia menyebut, dari total 12 ribu lebih guru yang tercatat di‎ Kota Palembang, hampir separuhnya belum mempunyai hunian layak.

"Maka dari itu, kami menggandeng PGRI untuk bangun 500 unit rumah murah di Palembang dan sekira 500 sampai 1.000 rumah di Lampung," ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Senin (31/8/2015).

Kerjasama pembangunan rumah di dua kota itu, kata Eddy, disambut antusias besar dari daerah lainnya, seperti di Jawa Barat, Kalimantan dan sebagainya. Namun APERSI akan mendata apakah guru-guru tersebut layak atau bisa lolos saat pengajuan kredit di perbankan.

"Sebab biasanya banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang sudah punya pinjaman KPR, sehingga kalau mau pinjam lagi tidak bisa. Tapi mudah-mudahan untuk guru, banyak yang lolos," ucapnya.

Eddy menawarkan harga rumah yang jauh lebih murah dari harga rumah bersubsidi KPR atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang dipatok sebesar lebih dari Rp 120 juta. Rumah murah bagi guru ini dihargai Rp 75 juta sampai Rp 110 juta setiap unitnya.

"Harganya ada yang Rp 75 juta, Rp 90 juta dan Rp 110 juta. Itu rumah tipe 36, tapi yang membedakan hanya luas tanahnya," jelas dia.

Dirinya mengaku bahwa pemberian harga Rp 75 juta atau di bawah harga FLPP karena alasan masih ada tanah murah di Palembang dan Lampung. Berbeda dengan kondisi di wilayah Jabodetabek (kota) yang harga tanahnya sudah selangit.

"Subsidi KPR memang lebih besar untuk rumah guru, tapi itu di luar anggaran FLPP yang disediakan pemerintah dalam APBN. Kelebihan subsidi itu dibantu oleh anggaran Bapertarum (Badan Pertimbangan Tabungan Perumahan) PNS yang mampu mensubsidi 100 ribu unit rumah. Jadi si guru tetap bayar bunga 5 persen dan uang muka 1 persen," terang Eddy.

Dia berharap, pembangunan rumah murah untuk guru di Palembang dan Lampung bisa terealisasi pada akhir 2015. Saat ini, APERSI sedang mengupayakan perizinan konstruksi atau pendirian bangunan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat.

"Diharapkan program rumah untuk guru ini bisa mendorong perizinan lebih cepat, sehingga akhir tahun ini sudah mulai dibangun.

Sumber:
liputan6.com
sumsel.tribunnews.com

Lokasi Rumah Murah Bersubsidi di Palembang

AlamatJl. Mayor Zen no.09 sesudah mini market megamart Sumsel, Sei Selayur, Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan 30161.lokasi perumahan di jln takwa mata merah, lokasi padat penduduk aman nyaman utk di, Sei Selayur, Kalidoni, Kota Palembang, Sumatera Selatan tinggalin

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2