Pedagang Beras Cipinang Sanggup Kartu Sakti Dari Bank Dki

Pedagang Beras Cipinang Sanggup Kartu Sakti Dari Bank Dki

Foto: Bank DKIFoto: Bank DKI

Jakarta - Bank DKI mengatakan dan memperkenalkan Kartu Pedagang pada para penjual di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC). Kartu tersebut sanggup dipergunakan sebagai kartu identitas, kartu ATM, JakCard Bank DKI, serta sebagai kartu alat pembayaran retribusi pedagang.

"Dengan adanya kartu Pedagang ini, para pedagang di PIBC lebih gampang dikala ingin mengajukan kredit kepada Bank DKI alasannya portofolio keuangan dari perjuangan yang dijalani sudah terekam dalam acara rekening para pedagang," ujar Direktur Utama Bank DKI, Zainuddin Mappa dalam keterangan tertulis, Kamis (28/11/2019).

Kartu Pedagang untuk para Pedagang Pasar Induk Beras Cipinang tersebut diluncurkan oleh Bank DKI bersama dengan Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi di Jakarta (20/11/2019). Menurut Zainuddin, Kartu Pedagang mempunyai fungsi JakCard yang juga sanggup dipergunakan sebagai alat pembayaran untuk banyak sekali transaksi di merchant-merchant yang telah bekerja sama dengan Bank DKI.


"Saat ini, JakCard sanggup dimanfaatkan untuk pembayaran tiket Transjakarta, MRT dan transaksi pembayaran tiket kereta Bandara/Railink. Selain itu, JakCard juga sanggup dipakai untuk melaksanakan transaksi pembayaran di Jakarta daerah wisata publik menyerupai Monumen Nasional, Taman Margasatwa Ragunan, dan Museum Seni Keramik," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Utama Food Station Tjipinang Jaya menyambut baik diterbitkannya Kartu Pedagang PIBC. Dengan adanya kartu ini, banyak manfaat yang sanggup didapatkan oleh para pedagang, yakni teregister dan terkoneksi dalam server Food Station Tjipinang Jaya.

Adanya Kartu Pedagang untuk pedagang Pasar Induk Beras Cipinang ini melengkapi layanan Bank DKI yang juga telah menempatkan Kantor Layanan di Pasar Induk Beras Cipinang dengan kekhususan waktu operasional yang lebih lama. Nasabah sanggup memanfaatkan banyak sekali produk dan layanan perbankan sesuai kebutuhan. Layanan perbankan Bank DKI juga tersedia dalam skim Syariah.

Bank DKI juga siap mendukung pengembangan perjuangan ataupun kebutuhan modal kerja dengan mengatakan produk Kredit Monas 25, 75 dan 500 dengan platfon dari Rp 5 juta sampai Rp 500 juta yang sanggup dimanfaatkan sebagai jalan masuk perhiasan modal bagi usaha. Bank DKI terus meningkatkan penyaluran kredit kepada sektor UMKM di pasar-pasar di DKI Jakarta.

Per September 2019, Bank DKI telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp 1,4 triliun atau meningkat 25,2% dibandingkan periode September 2018 sebesar Rp 1,1 triliun.

Simak Video "Wow! Persija Diguyur Bonus Ratusan Juta"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2