3 Alasan Bumn Doyan Bikin Banyak Anak Usaha

3 Alasan Bumn Doyan Bikin Banyak Anak Usaha

Foto: Luthfy Syahban/Tim InfografisFoto: Luthfy Syahban/Tim Infografis

Jakarta -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir berencana bersih-bersih sejumlah anak perusahaannya. Hal itu dilakukan alasannya yaitu semakin banyak nak perusahaan BUMN yang menjalankan perjuangan di luar bisnis inti perusahaan. Lalu apa alasan perusahaan pelat merah ini doyan bikin anak usaha?

Mantan Sekretaris Menteri BUMN Said Didu menyebut setidaknya ada tiga alasan. Pertama, ada pihak ketiga yang mempunyai kekuasaan dan ingin berbisnis dengan BUMN.

"Sehingga dibikin lah anak perusahaan dengan pemilik saham pihak lain dan BUMN," kata Said dikala dihubungi detikcom, Jumat (13/12/2019).


Kedua, banyak anak perusahaan dari hasil 'ikut-ikutan' bisnis lain. Hanya dengan melihat untung dan peluang, dibikin lah anak perusahaan tersebut.

"Dia lihat ada bisnis bagus, ada untungnya, maka beliau bikin. Contoh membikin semua pabrik pengolahan air mineral, kan aneka macam tuh," pungkasnya.


Alasan terakhir banyak anak perusahaan yaitu alasannya yaitu BUMN dijadikan daerah untuk transfer pricing atau ongkos transfer. Dibentuknya anak perusahaan dengan alasan ketiga ini biasanya diisi oleh orang-orang yang sudah pensiun.

"(BUMN) sering dijadikan daerah untuk transfer pricing. Biasanya pensiunan untuk mensuplai ke BUMN. Makara istilahnya kayak hanya koperasi karyawan saja alasannya yaitu itu memang tempat-tempat orang pensiunan," sebutnya.

Simak Video "BPJAMSOSTEK Pecahkan Rekor Muri Marathon Terbanyak Kaum Difabel"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2