Ada 20 Ribuan Tka China Di Ri, Dubes: Belum Termasuk Tinggi

Ada 20 Ribuan Tka China Di Ri, Dubes: Belum Termasuk Tinggi

Foto: Mardi Rahmat/20 detikFoto: Mardi Rahmat/20 detik

Jakarta - China masih menjadi salah satu negara yang rajin tanam modal di Indonesia. Ada kekhawatiran bersamaan dengan hal tersebut, tenaga kerja China membanjiri RI.

Duta Besar China untuk Indonesia Xiao Qian menyebut bahwa tenaga kerja absurd asal China di Indonesia mencapai 20.000 orang. Hal itu menurut statistik pemerintah China.

"Berdasarkan statistik dari pemerintah China pada ketika ini tenaga kerja yang bekerja di Indonesia kira-kira ada 20 ribu orang lebih," ujar Xiao Qian ketika berbincang dengan tim detikcom di kantornnya, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, tengah pekan ini.

Dia memaparkan, jumlah tersebut masih masuk akal. Dia membandingkan dengan volume perdagangan RI-China senilai US$ 77,4 miliar, jumlah investasi China di Indonesia senilai US$ 3 miliar dan ada 1.000 perusahaan China ketika ini yang beroperasi di Indonesia.


"Saya kira memang ketimbang jumlah volume perdagangan dan investasi, jumlah tenaga kerja belum termasuk tinggi," katanya.

Xiao membantah kalau disebutkan bahwa tenaga kerja China membludak di Indonesia. Apalagi kalau disebutkan mereka didominasi oleh buruh-buruh bergairah alias unskilled labor.

Menurutnya, tenaga kerja asal China di Indonesia ketika ini didominasi oleh level hebat dan terampil.

"Mereka sangat dibutuhkan untuk mengoperasikan mesin-mesin yang sangat penting untuk memastikan proyek-proyek sanggup berjalan kondusif dan normal," katanya.


Dia yakin, proporsi tenaga kerja di Indonesia masih diisi tenaga kerja lokal, sekalipun untuk proyek-proyek atau perusahaan China.

"Saya ambil satu pola lagi contohnya Bank of China di Indonesia. Tenaga kerja asal Tiongkok hanya 10 orang saja tapi tenaga lokal mencapai 2000 orang lebih," tuturnya.

"Selain itu, datangnya perusahaan asal China banyak membuat lapangan kerja. Misalnya Huawei saja membuat ribuan lapangan kerja, kereta cepat Jakarta-Bandung telah membuat lebih dari 10 ribu lapangan kerja," tutupnya.

Simak Video "Heboh TKA Masuk DPT, KPU Cianjur Mengaku Salah Input Data"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2