Anak-Cucu Bumn Mau Dirampingkan, Pengamat: Tak Dapat Digeneralisir

Anak-Cucu Bumn Mau Dirampingkan, Pengamat: Tak Dapat Digeneralisir

Perampingan Anak-Cucu BUMN Tak Bisa Digeneralisir/Foto: detikINET/Agus Tri HaryantoPerampingan Anak-Cucu BUMN Tak Bisa Digeneralisir/Foto: detikINET/Agus Tri Haryanto

Jakarta - Pengamat Bisnis sekaligus Dewan Penasihat Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Chris Kanter menilai perampingan anak, cucu, sampai cicit Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tak dapat dilakukan sama rata. Pasalnya, ada anak sampai cicit BUMN yang berfungsi menopang induk usahanya.

"Itu tidak dapat kita generalisir, alasannya yaitu macam-macam (bidang perjuangan dan perannya). Ada beliau yang sangat berfungsi dan harus ada (untuk menopang induk perjuangan BUMN nya)," ujar Chris dalam diskusi Populi Center dan Smart FM Network bertajuk 'Garuda dan Momentum Pembenahan BUMN' di Kedai Sirih Merah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/12/2019).

Chris mewanti-wanti pemerintah dalam hal ini Menteri BUMN Erick Thohir semoga lebih berhati-hati ketika hendak meleburkan anak-cucu perusahaan BUMN yang ada.

"Harus melihat seluruh problem yang ada, kenapa ini harus dilikuidasi, kenapa ini mesti di-merger, kenapa ini jangan," katanya.


Selanjutnya, berdasarkan mantan Direktur Utama Indosat ini menilai sebagian anak-cucu BUMN punya tugas yang cukup besar bagi keberlangsungan hidup induk bisnis.

"(Kontribusinya) besar dong, besar banget, tapi saya tidak ingat angkanya," imbuhnya.

Untuk diketahui, ketika ini ada 142 BUMN. Namun, berdasarkan eks Menteri BUMN Rini Soemarno, total anak, cucu, sampai cicit bisnis BUMN dapat mencapai kurang lebih 700-an perusahaan.

Memasuki masa kepemimpinan Erick Thohir, perizinan pembentukan anak,cucu, sampai cicit perusahaan BUMN pribadi tidak boleh sementara dan dimungkinkan sebagiannya akan dihapus atau dilebur dengan bidang perjuangan sejenis sebagaimana dituang dalam Keputusan Menteri (Permen) BUMN Nomor SK-315/MBU/12/2019 yang gres saja diterbitkan per 12 Desember 2019 kemarin.




Anak-Cucu BUMN Mau Dirampingkan, Pengamat: Tak Bisa Digeneralisir


Simak Video "Eks Dirut BRI Tolak Dirombak Kaprikornus Bos BTN"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2