Asyik! 102.500 Rumah Murah Dibangun Tahun Depan

Asyik! 102.500 Rumah Murah Dibangun Tahun Depan

Foto: Hendra Kusuma/detikFinanceFoto: Hendra Kusuma/detikFinance

Jakarta - Tahun 2020 dipastikan akan ada 102.500 unit rumah murah atau subsidi yang akan dibangun pemerintah. Hal ini sesuai dengan tanda tangan Perjanjian Kerjasama Operasional (KOP) antara Badan Layanan Umum Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (BLU PPDPP) dengan Bank Pelaksana.

Penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Pada tahun 2020, pemerintah akan mengalokasikan anggaran subsidi perumahan sebesar Rp 11 triliun. Adapun subsidi perumahan dikenal dengan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Dalam sambutannya, Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Anita Firmanti berharap, jadwal rumah bersubsidi ini tidak hanya dibangun dalam jumlah banyak. Melainkan juga mementingkan aspek kelayakan dan keselamatan.


"Kita semua menyadari rumah yaitu kebutuhan utama manusia. Masyarakat berpenghasilan ke bawah yaitu yang mempunyai keterbatasan terutama kemampuan untuk mempunyai rumah dari sisi finansial," katanya.

Di daerah yang sama, Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur PUPR Eko Heripoerwanto mengatakan, rumah murah atau KPR bersubsidi akan disediakan di 10 provinsi besar.

"Jawa Barat, Banten, ada Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan," sebutnya.


Untuk mencapai sasaran tersebut, dalam penyaluran FLPP tahun 2020 pemerintah menunjuk 37 Bank Pelaksana yang terdiri dari bank konvensional maupun syariah. Dari 37 bank tersebut, terdiri dari 10 Bank Nasional dan 27 Bank Pembangunan Daerah.

Sebagai informasi, total penyaluran dana FLPP semenjak tahun 2010 sampai 17 Desember 2019 telah tersalur Rp 44,329 triliun untuk 655.239 unit rumah.




Simak Video "Cari Rumah Murah? Yuk, Kunjungi Pameran Properti di JCC"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2