Bahas Impor Baja, Dpr Panggil Kemendag Dan Kemenperin

Bahas Impor Baja, Dpr Panggil Kemendag Dan Kemenperin

Foto: Herdi Alif Al Hikam/detikcomFoto: Herdi Alif Al Hikam/detikcom

Jakarta - Komisi VI dewan perwakilan rakyat RI memanggil Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian. Undangan ini dilakukan untuk membahas impor baja di Indonesia.

Komisi memanggil Ditjen Perdagangan Luar Negeri Kemendag dan Ditjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kemenperin.

Rapat dimulai sekitar pukul 15.00 WIB. Anggota Komisi VI Fraksi Gerindra M. Hekal yang menjadi pimpinan rapat membuka rapat, dan menyatakan rapat dibuka untuk umum.


"Rapat saya buka, dan terbuka untuk umum," kata Hekal di Gedung Nusantara I DPR, Jakarta, Senin (16/12/2019).

Sebelumnya, anggota Komisi VI Fraksi Partai Gerindra Andre Rosiade menyatakan pentingnya harmonisasi regulasi dalam dunia baja nasional. Dia sempat menyinggung Permendag 22 tahun 2018 justru malah mempermudah produk baja Tiongkok masuk ke dalam negeri.

"PR besar kita yakni regulasi bukan sekedar masuknya investasi asing. Regulasi yang ada antar kementerian seringkali tumpang tindih. Saya contohkan pada Industri baja, di mana kita ingin semoga industri baja kita berpengaruh tetapi ternyata ada Permendag 22/2018 yang mempermudah impor baja dari Tiongkok. Percuma kita melaksanakan restrukturisasi besar-besaran sampai Rp 40 triliun pada Krakatau Steel kalau regulasi tidak mendukung," Jelas Andre lewat keterangan tertulis.



Bahas Impor Baja, dewan perwakilan rakyat Panggil Kemendag dan Kemenperin


Simak Video "Perahu Baja di Bengawan Solo Diduga Angkut Serdadu Zaman PD I"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2