Beda Tantangan Ekonomi Zaman Now Dan 10 Tahun Lalu

Beda Tantangan Ekonomi Zaman Now Dan 10 Tahun Lalu

Foto: Australia Plus ABCFoto: Australia Plus ABC

Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara mengungkapkan tantangan yang dihadapi ekonomi Indonesia berbeda dibandingkan 10 tahun yang lalu. Di kurun 2010, terjadi quantitative easing (QE) atau penggelontoran uang sebagai langkah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed meningkatkan jumlah uang beredar.

"Yang kita hadapi kini beda dengan 10 tahun lalu. Sekarang bukan uang digelontorkan luar biasa oleh negara maju," ujar Suahasil dalam program Dialog APBN untuk Indonesia Maju di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).

Suahasil bilang, tanpa terasa kebijakan tersebut juga berdampak ke Indonesia. Sebagian uang dari kebijakan pelonggaran moneter tersebut masuk ke Indonesia. Namun, kondisi tersebut jauh berbeda ketika ini.

"Sekarang global rebalancing, perbaikan AS dan stance AS. Uang cenderung balik ke sana yang tersisa ke emerging market semakin sedikit," lanjutnya.



Masuknya modal abnormal ke Indonesia ketika ini salah satunya lewat portofolio yang sewaktu-waktu dapat saja ditarik ke luar jikalau ada imbal hasil yang lebih menarik.

"Portofolio capital inflow naik tapi praktis masuk, praktis ke luar," tuturnya.

Suahasil menerangkan, mereka yang masuk ke portofolio investasi di Indonesia melihat angka pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Sedangkan, penanaman modal abnormal (PMA), hal yang menjadi pertimbangan bukan hanya sekadar pertumbuhan ekonomi dan inflasi, juga iklim investasinya.

"Kalau penanaman modal abnormal itu mencari tempat, bukan lihat pertumbuhan dan inflasi, lihat iklim investasinya," katanya.

Selain itu, ekspor dan impor juga menjadi pekerjaan rumah yang tak juga selesai. Suahasil menyampaikan bahwa industri mengandalkan materi baku impor untuk menciptakan produk yang diekspor.

"Lihat juga impor naik membebani neraca perdagangan, tapi jangka panjang produksi meningkat," ujarnya.

Suahasil menambahkan, industri hulu Indonesia juga tidak pernah dibangun lagi semenjak puluhan tahun lalu. Tak ada lagi pabrik baja selain PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan juga industri kimia baru.

"Titiknya di industri hulu yang nggak pernah kita bangkit dari 40 tahun terakhir," ujarnya.



Beda Tantangan Ekonomi Zaman Now dan 10 Tahun Lalu


Simak Video "Kerjasama Segi Tiga Emas, Indonesia-Thailand-Malaysia"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2