Di Depan Luhut, Pengusaha Tolak Investasi Abnormal Di Pelayaran Ri

Di Depan Luhut, Pengusaha Tolak Investasi Abnormal Di Pelayaran Ri

Foto: Herdi Alif Al HikamFoto: Herdi Alif Al Hikam

Jakarta - Pengusaha kapal bahari yang tergabung dalam Indonesian National Shipowner Assosiation (INSA) 2019 meminta semoga industri kapal bahari masuk dalam daftar negatif investasi asing.

Ketua umum INSA, Carmelia Hartoto menyatakan bahwa pelayaran nasional sejauh ini berhasil untuk membangun ekosistemnya sendiri.

"INSA memohon pelayaran nasional masuk daftar negatif investasi asing. Karena sejauh ini kita berhasil berdiri semua sendiri," ucap Carmelita dalam sambutannya pada RUA INSA 2019, di Hotel Sultan, Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019).

Carmelita khawatir apabila ada kapal bahari dengan investasi absurd ujungnya hanya menjadi kapal berbendera Indonesia saja. Keuntungan diambil pemodal absurd yang menanamkan uangnya.

"Bila investasi dibuka malah hanya ada investasi modal absurd dengan kapal berbendera Indonesia saja. Keuntungan akan diambil mereka lagi, nggak menambahkan ekonomi kita, justru nambah defisit," ucap Carmelita.



Soal proposal ini, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan pun menanggapi undangan pihak INSA. Dia meminta Carmelita dan jajarannya menciptakan kajian untuk permintaannya untuk kemudian diteliti oleh pemerintah.

"Ibu bikin kajian sendiri dari INSA nanti kasih ke saya, jika masuk nalar kita kenapa tidak," ujar Luhut.

Luhut juga mengingatkan soal investasi jangan terlalu idealis memanfaatkan dalam negeri. Pasalnya, di dunia internasional Indonesia tidak hidup sendiri.

"Kita jangan abaikan juga kita hidup berinternasional. Jangan pro-Indonesia saja tapi lupakan yang lain, meski pokoknya itu national interest," ucap Luhut.



Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2