Ditarget Kelar 2022, Kilang Balikpapan Bakal Telan Rp 46 T

Ditarget Kelar 2022, Kilang Balikpapan Bakal Telan Rp 46 T

Penampakan Kilang Pertamina di Balikpapan (Foto: Dok. Pertamina)Penampakan Kilang Pertamina di Balikpapan (Foto: Dok. Pertamina)

Jakarta - Pembangunan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan masih memasuki tahap konstruksi. Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Budi Gunadi Sadikin menargetkan, kilang ini sanggup beroperasi pada tahun 2022.

"Kilang gres di Balikpapan sudah mulai bikin, mudah-mudahan sanggup final di 2022," kata Budi usai menghadiri rapat koordinasi pembahasan wacana pangan di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Ia mengungkapkan, nilai investasi yang telah disuntikkan ke kilang yang dibangun oleh PT Pertamina (Persero) itu senilai US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp 46,1 triliun (kurs Rp 13.991).


"Nilainya US$ 3,3 miliar," tutur Budi.


Sebelumnya, Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia (MP2) Ignatius Tallulembang menyampaikan proyek ini dimulai dengan acara Engineering, Procurement dan Construction (EPC) pada Februari 2019 lalu. Diharapkan nantinya kilang ini akan meningkatkan produksi dari 260 ribu barel per hari menjadi 360 ribu barel per hari.

RDMP RU V Balikpapan dan Lawe-lawe merupakan proyek stratagis nasional yang mempunyai multiplier effect, salah satunya ialah meningkatkan perekonomian lokal. Dengan berjalannya proyek ini akan tercipta lapangan kerja yang dimaksudkan guna meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah.


Multiplier effect yang akan dirasakan pribadi oleh masyarakat dari adanya RDMP V Balikpapan ini yakni serapan tenaga kerja lokal yang sangat banyak, mengurangi nilai impor nasional, TKDN yang akan mencapai 30%, meningkatkan kualitas produk dari Euro II menjadi Euro V.

Simak Video "AS Tuding Iran atas Serangan Kilang Minyak Arab Saudi"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2