Investor Hong Kong Belum Tertarik Garap Tol Di Ibu Kota Baru

Investor Hong Kong Belum Tertarik Garap Tol Di Ibu Kota Baru

Ilustrasi/Foto: Eduardo Simorangkir/detikcomIlustrasi/Foto: Eduardo Simorangkir/detikcom

Jakarta - Investor asal Hong Kong ialah CEO Road King Expressway International Holdings Limited Willy Chow mengaku belum tertarik untuk menanamkan modalnya dalam pembangunan tol di ibu kota baru. Alasannya, investor jalan tol tersebut memang tak mau mengambil risiko untuk setiap proyek yang gres dibangun.

"Kami lebih menentukan untuk tidak berinvestasi di lahan hijau (belum dibangun)," ujar Chow ditemui di Gedung Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Rabu (18/12/2019).

Apalagi, pengalaman menanam modal di Indonesia masih terbilang baru. Untuk pengalaman pertamanya, perusahaan asal Hong Kong ini, menentukan pulau Jawa untuk menanamkan modalnya.

Menurutnya, menanam modal di Pulau Jawa masih lebih seksi dibanding daerah lainnya di Indonesia, termasuk di ibu kota baru.



Akan tetapi, jika proyek ini sudah mulai kelihatan progresnya, pihaknya pun bakal terbuka untuk ikut serta membangun ibu kota gres yang terletak di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur tersebut.

"Mungkin dua atau tiga tahun mendatang kami berpartisipasi," katanya.

anak perusahaan investor asal Hong Kong ini menentukan pulau Jawa.

Kings Key Limited gres saja menggelontorkan dana sebesar Rp2,5 triliun untuk mengambil alih dua ruas tol milik Waskita Toll Road ialah tol Solo-Ngawi serta ruas tol Ngawi-Kertosono-Kediri.

Akan tetapi, jika proyek ini sudah mulai kelihatan progresnya, pihaknya pun bakal terbuka untuk ikut serta membangun ibu kota gres yang terletak di Kecamatan Sepaku, Kalimantan Timur tersebut.

"Mungkin dua atau tiga tahun mendatang kami ikut berpartisipasi. Kami akan coba, biar menjadi pengalaman baik untuk pembangunan jalan tol gres lainnya di luar Jawa," katanya.

Untuk diketahui, anak perusahaan investor asal Hong Kong ini yakni Kings Key Limited gres saja menggelontorkan dana sebesar Rp2,5 triliun untuk mengambil alih dua ruas tol milik Waskita Toll Road ialah tol Solo-Ngawi serta ruas tol Ngawi-Kertosono-Kediri.

Total investasi tersebut diberikan dalam bentuk divestasi kepada masing-masing 40% saham di ruas tol Solo - Ngawi dan 40% saham di ruas tol Ngawi-Kertosono-Kediri.



Simak Video "Pengemudi Masih Was-was Naik Tol Layang Japek "
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2