Lagi! 182 Investasi Bodong Termasuk Kampoeng Kurma Diblokir

Lagi! 182 Investasi Bodong Termasuk Kampoeng Kurma Diblokir

Foto: Tim Infografis Zaki AlfarabiFoto: Tim Infografis Zaki Alfarabi

Jakarta - Satgas Waspada Investasi menemukan 125 entitas yang melaksanakan aktivitas fintech peer to peer lending ilegal. Selain itu, Satgas Waspada Investasi juga menghentikan 182 aktivitas perjuangan tanpa izin.

Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing menjelaskan dari 182 entitas tersebut diantaranya melaksanakan aktivitas perdagangan forex tanpa izin, investasi money game, equity crowd funding, multilevel marketing, perdagangan kebun kurma, investasi properti, tabungan, umrah, cryptocurrency sampai koperasi.

"Kegiatan entitas ini berbahaya alasannya ialah memanfaatkan ketidakpahaman masyarakat untuk menipu dengan cara iming-iming derma imbal hasil yang tinggi dan tidak wajar," kata Tongam dalam siaran pers, Selasa (3/12/2019).

Satgas Waspada Investasi juga mengimbau kembali kepada masyarakat untuk tidak ikut dalam aktivitas yang dilakukan oleh entitas PT Kam And Kam (Memiles), alasannya ialah merupakan aktivitas yang ilegal dan tidak mempunyai izin dari otoritas ibarat tercantum pada siaran pers pada tanggal 2 Agustus2 2019.


Total aktivitas perjuangan yang diduga dilakukan tanpa izin dari otoritas yang berwenang dan berpotensi merugikan masyarakat yang telah tidak boleh oleh Satgas Waspada Investasi selama tahun 2019 sebanyak 444 entitas.

Satgas menyatakan ada satu entitas yang sebelumnya ditindak oleh Satgas telah mendapat izin perjuangan yaitu PT Sinergi Rezeki Ananta yang memperoleh izin berupa SIUPL untuk melaksanakan aktivitas penjualan produk dengan sistem multi level marketing.

Informasi mengenai daftar perusahaan yang tidak mempunyai izin dari otoritas berwenang sanggup diakses melalui Investor Alert Portal pada www.sikapiuangmu.ojk.go.id.

Jika masyarakat ingin memakai layanan fintech lending ataupun menemukan anjuran investasi yang mencurigakan, dibutuhkan sanggup mengkonsultasikan atau melaporkan kepada Layanan Konsumen OJK 157 (WA 081157157157), email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id.



Simak Video "1.230 Fintech Ilegal Dibekukan Selama Tahun 2018-2019"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2