Luhut Mau Jual Kredit Karbon Ri, Apa Itu?

Luhut Mau Jual Kredit Karbon Ri, Apa Itu?

Foto: Muhammad RidhoFoto: Muhammad Ridho

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bicara peluang Indonesia memanfaatkan carbon credit. Carbon credit atau kredit karbon yaitu perdagangan emisi antar negara.

Sebuah negara yang emisi karbonnya rendah dapat menjual porsi emisi yang belum dipakai ke negara lain. Negara pembelinya yaitu mereka yang tingkat emisinya melebihi rata-rata.

"Angka ini kita nggak tahu berapa besarnya dibentuk US$ 100 miliar per tahun. Ini angka yang besar lagi yang diambil pemerintah," kata Luhut di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa (10/12/2019).



Luhut menjelaskan bahwa Indonesia mempunyai 80% karbon kredit dunia dengan daerah hutan dan mangrove yang luas. Ia menyampaikan bahwa Indonesia mempunyai posisi yang tinggi soal karbon kredit ini.

"Kita itu dapat two offset posisi Indonesia ini akan cantik ke depannya. Posisi runding yang sangat tinggi," ujarnya.

Indonesia juga dapat membeli kredit karbon dari negara lain untuk mempercepat penurunan emisi gas rumah beling di angka 29%. Di sisi lain, Indonesia juga dapat menjual kredit karbon untuk mendapat insentif finansial.

Sederhananya, negara yang menghasilkan emisi karbon melebihi dari ketentuan harus memperlihatkan sejumlah insentif kepada negara yang dapat menyerap karbon. Pengurangan gas karbon menjadi hal yang diperjualbelikan.



Luhut Mau Jual Kredit Karbon RI, Apa Itu?


Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2