Mengupas Seluk-Beluk Bisnis Pepsi Di Indonesia Yang Kesudahannya Pamit

Mengupas Seluk-Beluk Bisnis Pepsi Di Indonesia Yang Kesudahannya Pamit

Foto: Danang SugiantoFoto: Danang Sugianto

Jakarta - Produk minuman Pepsi memutuskan untuk pamit dari Indonesia. Berdasarkan pernyataan Juru Bicara PepsiCo yang beredar di awak media, PT Anugerah Indofood Barokah Makmur (AIBM) dan PepsiCo Inc (PepsiCo) setuju mengakhiri kontrak.

Pepsi di Indonesia identik sering dijumpai di gerai-gerai masakan cepat saji ibarat KFC serta di supermarket-supermarket yang ada. Berikut sejarah bisnis Pepsi di Indonesia.

1. Dibuat oleh Ahli Farmasi
Minuman Pepsi diracik oleh spesialis farmasi berjulukan Caleb Bradham. Ia berhasil membuat Pepsi di tahun 1893 dengan adonan gula, karamel, sampai pala. Saat pertama kali diciptakan, minuman Pepsi disebut 'minuman Brad's'. Kemudian, Caleb Bradham mengganti nama menjadi 'Pepsi Cola'.

2. Masuk Indonesia
Pepsi masuk ke Indonesia melalui perusahaan patungan antara PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk dengan Asahi Group berjulukan PT Asahi Indofood Beverage Makmur (AIBM) dan PT Indofood Asahi Sukses Beverage (IASB). Perusahaan tersebut memproduksi dan mendistribusikan Pepsi dalam pasar Indonesia.

3. Pabrik Pertama Pepsi di Purwakarta
Pada tahun 1995, Pabrik pertama Pepsi terletak di Purwakarta yang bertujuan untuk melayani kebutuhan di wilayah Jawa Barat, Jakarta dan sekitarnya, serta membantu melayani kebutuhan pemasaran di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

4. Mendapat Izin 1996
Pepsi mulai produksi di Indonesia pada 8 Maret 1996. Dari situlah ia mulai menghasilkan beberapa produk Carbonated Soft Drink (CSD) ibarat Pepsi Regular, Pepsi Blue, Pepsi Twist, Pepsi Cola, Mirinda Strawberry, Mirinda Rootberry, 7-UP Emerald, 7-UP Revive, A&W Root Beer, Canada Dry dan Tekita dalam kemasan botol dan kaleng.

5. Pepsi Pamit
Pepsi memutuskan untuk pamit dari Indonesia. Perusahaan Pepsi asal Amerika Serikat (PepsiCo) setuju untuk mengakhiri kontrak per 10 Oktober.

Simak Video "Pepsi Bakal Hengkang dari Indonesia, Kenapa?"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2