Pengusaha Minta Pemerintah Tidak Buat Hukum Yang Hambat Usaha

Pengusaha Minta Pemerintah Tidak Buat Hukum Yang Hambat Usaha

Foto: Tim Infografis, Andhika AkbarayansyahFoto: Tim Infografis, Andhika Akbarayansyah

Jakarta - Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) Mardani Maming meminta biar tak ada lagi Kementerian yang seenaknya menciptakan regulasi-regulasi gres yang menghambat kecepatan tumbuhnya dunia perjuangan usai Presiden Joko Widodo (Jokowi) menandatangani Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2019 perihal Percepatan Kemudahan Berusaha.

"Kami tentunya di HIPMI bahagia sekali dengan Inpres ini. Kami akan bantu pemerintah sosialisasikan," ujar Maming dalam keterangannya, Minggu (8/12/2019).

Dalam arahan tersebut, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) diinstruksikan untuk mengkoordinasikan langkah-langkah perbaikan yang diharapkan dalam rangka peningkatan peringkat 'Ease of Doing Business'. Semua urusan perizinan perjuangan dan investasi akan dipusatkan di BKPM.


Mulai dari memperlihatkan akomodasi investasi yang dilakukan dan diberikan oleh Kementerian/Lembaga, memberikan rekomendasi hasil penilaian kepada Menteri/Kepala Lembaga, dan memfasilitasi dan memperlihatkan layanan kepada pelaku perjuangan dalam pengurusan perizinan berusaha dan pertolongan akomodasi investasi.

Maming menghimbau biar semua kementerian dan forum legowo sebagian kewenangannya diambil oleh Presiden dan diserahkan kepada BKPM. Menurutnya, dengan arahan tersebut perizinan lebih terpusat dan tidak berarakan ke mana-mana.

"Kementerian dan Lembaga harus legowo, lantaran ini Instruksi Presiden. Selama dengan berserakannya perizinan dimana-mana malah menciptakan investor dan dunia perjuangan kesulitan memulai usahanya. Kita makin kalah cepat dari negara-negara lain," ujar Maming.


Maming mengingatkan, biar sesudah Inpres ini terbit, kementerian lain tak ada lagi seenaknya mengeluarkan regulasi-regulasi gres bermunculan.

"Jangan ada lagi 'kreativitas-kreativitas' di kementerian dan forum yang menciptakan pengusaha menjadi tersandra ulang dengan ketidakpastian. Praktik-praktik begitu sudah ketinggalan zaman," papar Maming.

Simak Video "Jokowi Minta Pengusaha Manfaatkan Revolusi Konsumen"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2