Pertamina Gaet Itb Pupuk Kujang Kembangkan Pabrik Katalis

Pertamina Gaet Itb Pupuk Kujang Kembangkan Pabrik Katalis

Foto: pertaminaFoto: pertamina

Jakarta -

PT. Pertamina (Persero) melaksanakan Joint Venture Framework Agreement dengan PT Pupuk Kujang dan Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk pengembangan pabrik katalis. Melalui kolaborasi ini, diperlukan angka impor katalis ke Indonesia sanggup menurun.

Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan menyampaikan sampai sekarang Indonesia masih mengimpor katalis untuk industri di dalam negeri dengan nilai sampai US$500 juta per tahun. Dengan adanya pengembangan pabrik tersebut, diperlukan sanggup mengurangi ketergantungan terhadap impor katalis.

"Katalis menjadi sebuah penemuan yang sangat bermanfaat bagi industri migas Indonesia, mengingat dikala ini kebutuhan katalis harus diimpor sampai mencapai US$500 juta per tahun. Oleh alasannya ialah itu, Pertamina sangat mendukung pengembangan pabrik katalis dalam skala industri. Adanya pabrik tersebut nantinya sanggup menekan impor katalis tersebut," ujar Heru Setiawan dalam keterangan tertulis, Jumat (13/12/2019).

Heru mengatakan, dikala ini Pertamina bersama Institut Teknologi Bandung telah berbagi katalis HS dengan kualitas yang sangat baik.

"Kilang kan mempunyai risiko yang sangat tinggi dan kompleks. Oleh alasannya ialah itu, kita harus berbagi katalis dengan kualitas tinggi semoga tidak mengganggu proses kerja kilang tersebut. Katalis HS mempunyai kualitas tersebut," imbuh Heru.

Lebih lanjut, sumbangan pengembangan pabrik katalis ini juga melibatkan PT Pupuk Kujang. Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang Hanggara Patrianta menyampaikan pihaknya akan menyediakan lahan untuk planning pengembangan pabrik katalis tersebut.

"Kami menyediakan lahan sebesar 2 hektare dan beberapa infrastruktur yang sanggup dipakai untuk proses tahap awal pengembangan pabrik katalis tersebut," kata Hanggara.

Katalis merupakan suatu zat untuk mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu yang dipakai dalam proses pengolahan produk migas. Heru menyampaikan dengan mempunyai pabrik katalis sendiri Indonesia sanggup mampu bangun diatas kaki sendiri dalam bidang teknologi proses dan membuat ketahanan energi, salah satunya melalui pengembangan energi terbarukan melalui minyak kelapa sawit.

Penandatanganan kolaborasi pengembangan pabrik katalis tersebut dilakukan oleh Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Risiko Pertamina Heru Setiawan, Direktur Teknik dan Pengembangan PT Pupuk Kujang Hanggara Patrianta dan Wakil Rektor ITB Bidang Keuangan, Perencanaan dan Pengembangan ITB Wawan Gunawan A Kadir. Penandatanganan yang dilakukan di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta, ini juga disaksikan oleh Direktur Pengolahan Pertamina Budi Santoso Syarif, Direktur Pemasaran Korporat Pertamina Basuki Trikora Putra dan Rektor ITB Kadarsah Suryadi.





Simak Video "Jokowi Desak Ahok Cs Bangun Kilang Minyak"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2