Tol Japek Layang Beroperasi, Bjb Lanjutkan Pembiayaan Infrastruktur

Tol Japek Layang Beroperasi, Bjb Lanjutkan Pembiayaan Infrastruktur

Foto: Soraya NovikaFoto: Soraya Novika

Jakarta - Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) layang resmi beroperasi. Pengoperasian jalan tol layang yang menghubungkan Cikunir-Karawang Timur ini dilakukan sesudah sebelumnya diresmikan Presiden Joko Widodo pada Kamis (12/12).

Jalan Tol Japek layang ini mempunyai panjang 36,4 kilometer. Dengan panjang tersebut, tol layang ini menjadi jalan layang terpanjang di Indonesia. Bank BJB sebagai salah satu perbankan yang ikut membiayai pembangunan Tol Japek layang ini ikut berbangga dengan pembukaan tol tersebut.

Pasalnya, menyerupai yang diungkapkan Presiden Jokowi ketika peresmian, tol yang telah dibangun semenjak 2017 itu dapat dijadikan alternatif untuk mengurai kepadatan kemudian lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.


"Banyak keluhan-keluhan yang masuk kepada saya jikalau sudah lewat yang namanya Cikampek-Jakarta atau Jakarta-Cikampek macetnya dapat berjam-jam. Kita harapkan dengan selesainya Jakarta-Cikampek II elevated ini kasus itu sudah tidak kita dengar lagi," kata Jokowi dalam sambutannya.

Keterlibatan pembiayaan Bank BJB dalam menyokong proyek ini dilakukan lewat denah akomodasi Kredit Investasi (KI) Sindikasi. Bank BJB mengucurkan dana sebesar Rp 252.494.500.000 kepada PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC), anak perjuangan PT Jasa Marga (Persero) yang menjadi pemenang tender.

Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi menyampaikan proteksi pembiayaan tersebut merupakan bukti faktual janji perseroan dalam mendukung program-program pemerintah, khususnya di sektor pembangunan yang salah satunya bertujuan untuk menunjang arus mobilitas yang pada gilirannya akan ikut berdampak kepada perputaran ekonomi wilayah.


"Sebagai bank pembangunan daerah, sudah menjadi bab yang tak terpisahkan dari identitas perseroan untuk senantiasa menjadi kawan pemerintah dalam menjalankan program-programnya. Bank BJB telah dan akan selalu menunjukkan dukungan-dukungan yang diharapkan untuk mendorong banyak sekali aktivitas pembangunan yang dicanangkan pemerintah, lewat produk dan jasa layanan keuangan maupun program-program lainnya dengan tujuan membuat Indonesia yang berkemajuan," kata Yuddy dalam keterangan tertulis, Selasa (17/12/2019).

Setelah Tol Layang Japek II rampung, Perseroan telah berkomitmen untuk membiayai sejumlah proyek pembangunan lainnya. Terlebih lagi, perseroan ketika ini mempunyai aktivitas BJB Infrastruktur Daerah (INDAH) yang menjadi andalan bagi sektor kredit infrastruktur serta pengadaan barang dan jasa, baik yang digagas pemerintah maupun swasta.

Beberapa pendanaan atas sejumlah proyek infrastruktur telah dikucurkan via bjb INDAH sampai ketika ini. Sejumlah proyek yang dimaksud di antaranya ialah Jalan Lingkar Majalaya, Proyek Lanjutan Overpass Tegal Gede, Proyek Penataan Alun-Alun Kejaksaan Kota Cirebon, serta Proyek PLTM Cikaengan, Pembangunan Pasar Rakyat Awipari Kota Tasikmalaya, dan lain-lain.

Simak Video "Tol Layang Japek 38 Km Tanpa Exit, Bagaimana Jika Ada Kecelakaan? "
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2