Warganya Jadi Korban Jiwasraya, Dubes Korsel: Segera Selesaikan!

Warganya Jadi Korban Jiwasraya, Dubes Korsel: Segera Selesaikan!

Warganya Kaprikornus Korban Jiwasraya, Dubes Korsel: Segera Diselesaikan!Warganya Kaprikornus Korban Jiwasraya, Dubes Korsel: Segera Diselesaikan!

Jakarta - Ratusan warga Korea Selatan (Korsel) korban PT Asuransi Jiwasraya (Persero) menjadi perhatian khusus bagi Duta Besar (Dubes) Korea Selatan untuk Indonesia Kim Chang-Beom. Dia meminta pihak Indonesia untuk segera menuntaskan permasalahan ini secepatnya.

"Kami berharap, masalah ini segera diselesaikan dalam waktu yang singkat. Sehingga warga kami dapat mendapat pengembalian dana sesegera mungkin sebagai bentuk upaya meningkatkan lingkungan investasi yang baik serta menjaga stabilitas perekonomian Indonesia," tutur Kim dilansir dari laman resmi dewan perwakilan rakyat RI, Rabu (18/12/2019).

Tercatat ada sekitar 470 warga Korsel yang jadi korban asuransi Jiwasraya. Dengan pemanis asuransi milik perusahaan pelat merah, banyak orang Korsel yang tertarik jadi nasabah Jiwasraya.

Ketua Komisi XI dewan perwakilan rakyat RI Dito Ganinduto pun menanggapi hal itu. Dia berjanji dewan perwakilan rakyat akan terus mengawal permasalahan ini hingga tuntas.

"Kemarin, kami juga gres simpulan rapat dengan OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Kemudian, siangnya ada pertemuan khusus mengenai Jiwasraya. Kami sangat memperhatikan sekali kasus ini. Sehingga, kami akan mengadakan rapat adonan dengan Komisi VI dewan perwakilan rakyat dan Kementerian BUMN," ujar Dito.

Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga mengungkapkan baik secara resmi maupun tidak resmi sudah bertemu dengan Kementerian BUMN dalam, hal ini Wakil Menteri (Wamen) Kementerian BUMN Kartika Wirjoatmodjo. Menurutnya Kementerian BUMN juga menaruh perhatian besar terhadap masalah Jiwasraya dan akan segera menyelesaikannya dalam kurun waktu dekat.


"He fully aware about Jiwasraya dan mereka sudah membentuk Jiwasraya Putra yang terdiri dari empat BUMN ialah BTN, Telkom, KAI dan Pegadaian. Dan ini sudah dikasih ijin oleh OJK untuk kurun waktu 6 bulan untuk investor masuk. Deadline-nya hingga bulan Mei dalam 6 bulan mendatang," tuturnya.

Sebelumnya, salah satu nasabah Asuransi Jiwasraya menitikkan air mata dikala mengadu soal penunggakan pembayaran polis asuransi Jiwasraya di depan Komisi VI DPR.

Kim Ki Pong namanya, perempuan asal Korea Selatan ini mengeluhkan dana pensiun suaminya yang tertahan di Asuransi Jiwasraya. Pembayaran polis dan uang pokok yang ditanamkan, hingga sekarang belum ada pengembalian.

Kim juga menyampaikan hingga suaminya meninggal di Indonesia pun, uang milik keluarganya masih tertahan di Jiwasraya. Kim juga menyampaikan ingin pulang ke negaranya namun tidak mempunyai dana.

"Saya punya dana pensiun suami saya, aku hanya mau pulang ke Korea, hanya tinggal sendiri di sini. Suami aku juga sudah meninggal di sini," ucap Kim berlinang air mata di depan anggota dewan perwakilan rakyat Komisi VI, Jakarta, Rabu (4/12/2019).



Simak Video "KPK Turun Tangan Usut Kasus Gagal Bayar Jiwasraya"
[Gambas:Video 20detik]

Sumber detik.com

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2