4 Kesalahan yang Umum di lakukan Seseorang saat Menulis Copywriting

4 Kesalahan yang Umum di lakukan Seseorang saat Menulis Copywriting

Mungkin saat membaca pesan ini, Anda pernah mengalami saat menulis copywriting panjang-panjang, sayangnya ketika di sebar tidak ada hasilnya.
Pernah?

Kenapa koq ada Copywriting yang menghasilkan?
Kenapa koq ada Copywriting yang tidak menghasilkan?
Apakah beda penjualnya? Karena itu hasilnya berbeda?

Memang, siapa yang nulis Copywriting akan memberikan hasil berbeda, tapi ternyata itu bukan yang utama.
Terbukti dalam beberapa kasus, ada transaksi yang terjadi padahal pembelinya tidak kenal dan tidak dekat dengan penjualnya.
Jadi apa dong?
Apakah karena Target pasar atau waktu promosinya?

Ini jelas berpengaruh.
Salah target pasar, salah hasilnya.
Begitupun juga jika promosinya di waktu yang salah.
Promo di pagi buta atau malam saat orang tidur, tentu itu salah, hehe.
Tapi lagi-lagi, ini bukan penyebab utama kenapa copywriting tidak menghasilkan.

"Lalu apa dong??"
Jadi, ada 4 kesalahan yang umum di lakukan oleh orang-orang saat menulis copywriting.
Hal inilah yang menyebabkan kenapa copywritingnya tidak mendapatkan pembeli.

Sekarang,
Silahkan Anda pelajari 4 hal ini, agar kedepannya Anda tidak melakukan hal yang sama.

Jadi, 4 hal itu adalah
1. Isi Copywritingnya bermasalah
2. Menawarkan produk yang tidak di butuhkan pembaca iklannya
3. Menganggap semua orang dekat dan kenal dengan produknya
4. Harga muncul duluan sebelum manfaat

Detailnya begini.

Kesalahan Pertama, Isi Copywritingnya Bermasalah


Masih banyak orang yang membuat copywriting asal-asalan.
Rata-rata menulis tanpa aturan.
Padahal menulis copywriting bukan seperti itu.

Cara menulis copywriting yang benar, adalah dengan memakai pendekatan sesuai dengan target pasar.

Siapa target pasar yang Anda bidik?
Nah gunakan bahasa mereka.
Jika mereka terbiasa formal, maka panggil mereka dengan sebutan "Anda"
Jika non formal, boleh dengan kata "Kamu", "Loe".
Mau santai tapi sopan, bisa dengan "Kak", "Mba", "Bu", "Dear" dan banyak lainnya.

Bedakan juga.
Saat promosi ke orang yang sudah kenal dengan kita, itu bahasanya berbeda dengan yang belum kenal dengan kita.
Jangan samakan Pelanggan dengan prospek yang baru di kenal.

Lakukanlah riset pasar, singkirkan ego sejenak. .
Tulislah sesuatu yang "menarik" untuk di baca target pasar Anda.
Jangan tulis semaunya.
Pahami Anda menulis untuk siapa, maka copywriting Anda akan jadi lebih baik.
Ini penting, karena jika tulisan Anda tidak menarik, penawaran Anda tidak akan dilirik.

Dalam dunia Copywriting. Bagaimana kita menyampaikan, itu lebih penting dari isi pesan kita. Kenapa?
Karena jika cara menyampaikannya salah, hasilnya bermasalah.
Salah penulisan, salah tanda baca, terlalu banyak huruf kapital, pharagraf yang terlalu panjang, itu pengaruhnya negatif.
Jadi, sebelum disebar, coba baca ulang tulisan Anda minimal 3 kali.
Cek apakah ada yang kurang atau ada yang tidak pada tempatnya?

Dan juga perhatikan ini. .
Pada dasarnya, tidak ada orang yang suka di suruh-suruh.
Copywriting yang benar, adalah yang "mengarahkan" orang lain.
Bukan "menyuruh" orang lain.
Jangan suruh target pasar untuk segera beli.
Tapi beritahu mereka jika ingin membeli apa yang harus dilakukan, kemana harus menghubungi, bagaimana format pemesanannya.
Berbeda lho.

Otak bawah sadar pembaca copywriting Anda menangkap kesan.
Kalau isi Copywriting Anda memberikan kesan tidak sopan, mereka akan menolak penawaran Anda.

Karena itu. .
Tulislah dengan rapi, perhatikan kalimatnya, tanda bacanya, jangan sembarangan.
Jika tulisannya sembarangan, hasilnya juga akan sembarangan.
Sekali lagi,
Pembaca menangkap kesan terlebih dahulu, sebelum mencoba memahami isi pesan

Kesalahan Kedua, Menawarakan sesuatu yang tidak di butuhkan


Ini penting,
Sebelum jualan, coba tanyakan ke diri sendiri.
"Apakah produk yang saja jual memang di butuhkan?"
"Apakah ada yang mau beli?"
"Siapa yang mau beli?"
"Dimana mereka berkumpul?"
"Bagaimana cara terhubung dengan mereka?"

Pada dasarnya, bisnis kita hadir untuk melayani kebutuhan orang lain.
Nah, karena itu bertanyalah, produk kita benar-benar di butuhkan atau tidak?

Pahit memang,
Menjual produk yang tidak di butuhkan, hasilnya memang tidak pernah maksimal.

Selama produknya tidak dibutuhkan, copywriting secanggih apapun hanya membual, bukan menjual.

Karena itu, hanya tawarkan produk yang di butuhkan orang, bukan menjual produk yang Anda pikir akan laris.

Jika produknya memang di butuhkan, nanti laris akan datang dengan sendirinya, hehe ^^

Kesalahan Ketiga, Berasumsi Semua Orang Dekat Dengannya dan Tahu Produknya


Hayooo, siapa yang sering begini?
Hehe. . ^^

Saat menulis copywriting, jangan berasumsi semua orang langsung paham dengan apa yang kita jual.
Kita bukan artis, bukan juga presiden.
Target pasar belum tentu dekat dengan kita, bahkan belum tentu kenal kita.

Jadi, jangan sok kenal saat jualan, hehe.
Gunakan bahasa pada tempatnya.

Juga, cek produk kita.
Apakah produk kita Rumit? sehingga orang lain butuh edukasi sebelum dijuali?
Atau produk kita sudah dikenal dari zaman Proklamasi?

Hati-hati saat mempromosikan sesuatu.
Jika produk kita tidak terkenal, jangan berfikiran semua orang akan paham dengan yang kita jual.
Terkadang, kita perlu "mendidik" target pasar kita sebelum mereka menjadi pelanggan setia.

Kesalahan Keempat, harga muncul duluan Sebelum Manfaat


Ada prinsip dasar dalam bisnis.
Bahwa seseorang hanya akan membeli produk, ketika mereka "paham" manfaatnya.

Ya, mereka membeli karena ingin dapat sesuatu.
Karena itu, pastikan mereka paham, lalu beritahu harganya.

Jangan buru-buru jualan, sebelum membuat prospek paham dengan manfaat yang coba kita sodorkan.
Jika prospek Anda tidak tahu apa manfaat produk Anda, maka berapapun harga yang ditawarkan akan mereka anggap mahal.

Jadi, jelasakan dulu manfaatnya sebelum memberi tahu harganya.

Nah, itulah 4 kesahalah umum yang biasa seseorang lakukan saat menulis copywriting.

Begitu ya,
Semoga jadi bahan evaluasi saat Anda menulis Copywriting dan saat menyebarkannya nanti. Hindari setiap kesalahannya, dan dapatkan hasil yang lebih baik. ^^

Salam,

Sumber: Tim entrepreneurID

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama
Header Ads
Ads2